• Pasang Iklan
Selasa, 9 Desember 2025
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Nasional

Apresiasi Permintaan Maaf Kapolda Sumsel, ICK: Lebih Elegan Diikuti Langkah Mundur

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
7 Agustus 2021
in Nasional
0
Apresiasi Permintaan Maaf Kapolda Sumsel, ICK: Lebih Elegan Diikuti Langkah Mundur
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Jakarta – Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK) mengapresiasi permintaan maaf Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Prof.Dr. Eko Indra Heri, mengakui kesalahan individu atas ketidak hati-hatiannya terkait bantuan Rp2 triliun sumbangan keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 yang sempat menakjubkan rakyat Indonesia ternyata “isapan jempol”.”ICK mengapresiasi permintaan maaf Kapolda Sumsel baik kepada institusi Polri maupun masyarakat Sumsel dan seluruh rakyat Indonesia atas kesalahan individunya menuai polemik di masyarakat,” kata Ketua Presidium ICK, Gardi Gazarin,SH, kepada awak media di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).

Meski mengapresiasi, Gardi Gazarin berharap permintaan maafan yang diungkap Irjen Eko Indra Heri juga diikuti dengan langkah pengunduran dirinya sebagai Kapolda Sumsel sehingga polemik yang mengguncang di tengah masyarakat segera mereda.”Permintaan maaf diikuti dengan langkah mundur dari jabatan itu sebagai bentuk konsekuensi pengakuan kesalahan. Mundur dari jabatan bukanlah hal yang tabu, karena jauh sebelumnya yakni pada Maret 2009 Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Herman S Sumawiredja tidak saja mundur dari jabatannya tapi juga mundur dari keanggotaan Polri,” ungkap Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) periode 2014 – 2016.

Apalagi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Polri, lanjut Gardi Gazarin, ke depannya dapat menjadi tradisi dan contoh pada perwira menengah (Pamen) maupun perwira dan jajaran di institusi Polri bila melakukan kesalahan dengan legowo mengundurkan diri dari jabatan.”ICK akan mengapresiasi tinggi bila langkah Kapolda Sumsel dengan iklas bersedia mengundurkan diri.Dengan kelegowoan Kapolda mundur akan menjadi tradisi di institusi Polri, setiap tindakan salah, memalukan korps atau menyimpang dari pimpinan mengundurkan diri. Apalagi masa pensiunnya hanya sampai tahun depan,” ujar Gardi Gazarin.

Selain pengunduran diri Kapolda Sumsel, ICK meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo jangan segan segera mengganti Direktur Serse Umum dan Direktur Intelkam Polda Sumsel. Karena keduanya juga dinilai bertanggung jawab atas polemik hibah Rp2 triliyun yang disampaikan Haryanti, putri Akidi Tio secara terbuka dan disampaikan langsung Kapoda yang disaksikan Gubernur dan Forkompinda menggelar konferensi pers di Mapolda Sumsel pada Senin (26/7/2021).”Ini juga demi tegaknya Polri dengan moto Presisi dan kenyamanan di masyarakat hingga tak terjadi guncangan Kamtibmas, walau memang jauh dari bias kerusuhan tapi isu isu ini sulit ditepis dari kenyataan hingga terus berkembang. ICK mengantispasi adanya pihak-pihak tertentu atau ketiga yang memanfaatkan situasi ini untuk memicu gangguan Kamtibmas di masa pandemi Covid-19 yang cukup berkepanjangan membuat krisis semua line perekonomian masyarakat,” terang wartawan senior Ibukota ini.

Pertimbangan kenyamanan Kamtibmas ini penting dilakukan Kapolri yang menggaungkan program Pemolisian Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Polri Presisi). “Bila hal ini tidak dilakukan, Polri jangan berharap banyak masyarakat patuh hukum, kalau penegak hukum sendiri tidak patuh akan hukum. Ini akan berakibat pada kecemburuan di masyarakat yang akhirnya dapat memicu gangguan Kamtibmas,” ucap Gardi Gazarin.

Ke depan juga kata Gardi Gazarin, siapapun Kapolri nya tidak perlu repot-repot untuk memutuskan pencopotan terhadap anakbuahnya, tapi anakbuah yang sadar tidak bisa mengikuti langkah kinerja pimpinan mengundurkan diri. “Atau jangan karena jauh lebih senior, Kapolri menjadi gamang mencopot posisi seniornya. Karena itu lebih elegannya Kapolda Sumsel mengundurkan diri sehingga juniornya yakni Kapolri dapat lebih fokus dalam penegakan hukum dan menjaga Kamtibmas lebih baik lagi dalam program Presisi,” di era pandemi ini” pungkas Gardi Gazarin. Jk-02

Tags: Gardi GazarinICKTuntut mundur Kapolda Sumsel
Previous Post

Polresta Sidoarjo Tangkap Dua Pengedar Sabu 2 Ons

Next Post

DPC PKB Sidoarjo Vaksinasi 1000 Kiai dan Santri

Next Post
DPC PKB Sidoarjo Vaksinasi 1000 Kiai dan Santri

DPC PKB Sidoarjo Vaksinasi 1000 Kiai dan Santri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Mutiara Regency Ambil Langkah Hukum Lawan Bupati Subandi yang Akan Bongkar Tembok Pembatas Perumahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JCW Laporkan Pengembang Mutiara City, Kades Banjarbendo dan Kades Jati ke Kejari Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Pasuruan Ujicoba PTM Tanggal 28 Mei

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KH Husien Ilyas:Taufiqulbar Ini Adik Saya, Barokalloh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In