Zonajatim.com, Sidoarjo – Pendatang baru anak muda jago vokal asal Kabupaten Sidoarjo kembali mencuri perhatian publik. Bismo Daru Jatmiko, siswa kelas V SD Negeri Banjarbendo, resmi merilis album perdananya bertajuk “Pasti Bisa” pada 2026. Album bergenre pop rock tersebut menjadi tonggak awal perjalanan kariernya di industri musik.
Album ini merupakan karya cipta Teddy Yehezkiel, owner Studio Roemah Moesic JCS Taman Pinang Indah. Proses produksi dilakukan secara profesional di Studio Roemah Moesic JCS, Jalan Taman Pinang Indah No.31, Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Teddy Yehezkiel menjelaskan, penggarapan album dilakukan melalui tahapan latihan vokal intensif, live recording, editing, mixing hingga mastering.
“Kami berkomitmen menghadirkan kualitas sound terbaik dengan dukungan perangkat recording yang memadai. Bismo menunjukkan perkembangan yang luar biasa selama proses produksi,” ujar Teddy, Rabu (11/2/2026).

Tak hanya merilis album, Bismo juga sukses meraih Juara I dalam ajang kompetisi musik di Kabupaten Pasuruan. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan namanya sebagai artis cilik berbakat yang turut mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat regional.
Sebelumnya, Bismo Daru Jatmiko juga kerap tampil di TVRI dan Radio RRI, menunjukkan konsistensinya dalam mengasah kemampuan bermusik sejak usia dini.


Lagu “Pasti Bisa” bahkan pernah dibawakan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 di Pendopo Delta Wibawa, bersamaan dengan pagelaran wayang kulit.
Penampilan tersebut menjadi momen penting yang memperkenalkan karyanya di hadapan masyarakat luas.
Saat ini, Roemah Moesic JCS membina sedikitnya 15 murid privat dan terus berkomitmen menjadi ruang kreatif bagi talenta muda di Sidoarjo.

Di sebuah studio sederhana namun hangat di kawasan Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo, seorang anak laki-laki duduk dengan mata berbinar. Tangannya mengepal kecil, menahan gugup saat suaranya direkam secara profesional untuk pertama kalinya. Namanya Bismo Daru.
Di balik senyum polosnya, tersimpan mimpi besar yang tumbuh dari perjuangan panjang. Sejak kecil, ia menunjukkan ketertarikan kuat pada dunia musik. Dukungan dan doa sang ibu menjadi fondasi utama langkahnya.
Dibesarkan oleh ibu yang tangguh, Bismo belajar memahami arti kerja keras sejak dini. Keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti bermimpi.
Setiap latihan vokal dan setiap jadwal rekaman selalu diiringi doa dan harapan.
Teddy Yehezkiel, guru vokal sekaligus owner Roemah Moesic JCS, mengaku melihat potensi Bismo sejak awal.

“Bismo punya semangat yang berbeda. Dia cepat belajar dan tidak mudah menyerah. Saya hanya membantu mengarahkan. Selebihnya, itu kerja kerasnya dan doa ibunya,” tuturnya.
Dari ruang rekaman itulah suara Bismo dipoles melalui proses panjang, latihan vokal, live recording, editing, mixing hingga mastering, hingga lahirlah album “Pasti Bisa”.
Bagi Bismo dan ibunya, pencapaian terbesar bukan sekadar piala atau sorotan publik. Melainkan keberanian untuk membuktikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar.
“Pasti Bisa” bukan hanya judul lagu tetapi juga menggambarkan perjalanan hidup seorang anak berbakat yang ingin meraih kesuksesan di dunia nyata bersama ibunya yang single parent. Itu adalah keyakinan.
Dan dari Banjarbendo, mimpi itu kini mulai terbang lebih tinggi, membawa harum nama Sidoarjo lewat suara seorang anak yang berani bermimpi. Pr



