• Pasang Iklan
Senin, 20 April 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Elite Negara Sedang Gelar Permainan Berbahaya

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
23 Agustus 2024
in Uncategorized
0
Elite Negara Sedang Gelar Permainan Berbahaya
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Anwar Hudijono

Zonajatim.com – Kehidupan dunia itu hanya permainan. Mengasyikkan, melelahkan. Termasuk dalam kehidupan politik dengan aktornya para elite negara. Tapi celakanya yang dijadikan mainan adalah Tuhan. Dan ini amat sangat bahaya sekali. Risikonya gak kaleng-kaleng.

Kok bisa dituding mempermainkan Tuhan?Dimulai dari sumpah jabatan. Bukankah setiap pejabat, entah itu di eksekutif, legislatif maupun judikatif mesti mengucapkan sumpah/janji jabatan. Dan setiap sumpah mesti dilandasi “Demi Allah” atau “Demi Tuhan. Artinya sumpah itu disaksikan dan akan terus dipantau oleh Tuhan. Dan akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Gak main-main.

Tapi nyatanya banyak yang terang benderang sengaja melanggar sumpah (cidra janji). Janji mau jujur ternyata kebohongan publik jadi nasi sayur sehari-hari. Menjungkirbalikkan aturan perundang-undangan. Korupsi merajalela. Menyalahgunakan kekuasaan dengan semena-mena. Janjinya mau berbuat adil tapi nyatanya dzalim. Etika dan moral disingkirkan. Bermuka tebal tak punya rasa malu. Pongah bin congkak. Bersikap adigang, adigung adiguna (merasa paling kuat, paling besar dan paling kuasa). Seolah menganggap Tuhan sudah lupa atas sumpah itu. Tuhan tidak tahu atas pengingkaran sumpah itu.

Biasanya Tuhan itu mengimbangi apa maunya hamba. Hamba mau baik maka dibukakan pintu hidayah. Mau tobat dilapangkan samudera ampunan. Hamba mau hijrah dibukakan rahmat. Tapi kalau mau main-main, dengan mudah Tuhan akan memain-mainkan. Ngeprank Tuhan maka akan pasti kena prank Tuhan. Mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya dan Allah pun membalas tipu daya (mereka). Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (Quran, Ali Imran 54).

Bagaimana cara Allah memain-mainkan mereka? Salah satu caranya disebut istidraj. Intinya Tuhan memberi laknat berbungkus nikmat. Melimpahi mereka dengan kesenangan, kenikmatan duniawi. Sehingga orang itu merasa dikasihi dan dimuliakan oleh Allah. Tidak sadar kalau itu sebenarnya jebakan.

Misalnya, harta yang berlimpah, kekuasaan yang besar, follower yang banyak, keluarga yang sukses, dibanjiri pujian dan penghormatan, semua apa yang diinginkan terealisasi.Kesenangan dan kenikmatan duniawi itu bukan membuat dirinya menjadi baik, taat beribadah tapi sebaliknya malah semakin jahat, hobi maksiat, kian sombong bin pongah, kikir bin pelit.

Sampai akhirnya Tuhan benar-benar menjatuhi dengan siksa yang nyata dan super pedih. Dan siksa yang paling dahsyat adalah dibakar di dalam neraka jahanam. Di situ diberi minum tapi dari air nanah yang mendidih. Diberi makan buah zakum yang membakar tenggorokan dan lambung. Ada Kasur dari api. Ada selimut juga dari api. Pokoknya serba api. Dan itu berlangsung selamanya.

Sebagaimana ditegaskan dalam Quran surah Al Araf 182:Walladzîna kadzdzabû bi’âyâtinâ sanastadrijuhum min ḫaitsu lâ ya‘lamûn.Artinya: “Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (menuju kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui.” Demikian pula di Quran surah Al Anam 44.Fa lammā nasụ mā żukkirụ bihī fataḥnā ‘alaihim abwāba kulli syaī`, ḥattā iżā fariḥụ bimā ụtū akhażnāhum bagtatan fa iżā hum mublisụn.

Artinya: “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.”Menepati sumpah adalah hukum atau ayat Allah. Dan itu menjadi ciri orang beriman. Mengingkari sumpah berarti ciri orang tidak beriman.Kalau melihat fenomena sekarang memang ada baiknya dilakukan gerakan tobat elite negara.Allahu a’lam bis shawab.

Anwar Hudijono, jurnalis senior tinggal di Sidoarjo.

Previous Post

Pemkab Sidoarjo Teken Kerjasama BUMN dan BUMD Pengelolaan Sampah

Next Post

Bacawabup Hj Mimik Idayana Akan Promosikan UMKM Desa Lebih Viral

Next Post
Bacawabup Hj Mimik Idayana Akan Promosikan UMKM Desa Lebih Viral

Bacawabup Hj Mimik Idayana Akan Promosikan UMKM Desa Lebih Viral

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In