Zonajatim.com, Sidoarjo – Setelah dilantik ketua umum KONI Sidoarjo bergerak cepat dengan mengumpulkan pengurus harian dan ketua bidang dan wakil ketua bidang untuk melakukan langkah langkah strategis menghadapi PORPROV di Malang raya.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo siap menggelar rapat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025, Selasa (6/5/2025). Bukan cuma bahas atlet, namun juga strategi dalam meraih minimal Runner-up pada Porprov Jatim bulan Juni mendatang.
Rapat ini jadi momen penting. Setelah SK turun pada akhir April 2025, ini adalah rapat perdana antara pengurus KONI yang baru dan pengurus cabang olahraga (Cabor). Jadi ya bisa dibilang, ini semacam rapat perkenalan sekalian membahas anggaran, transparansi, dan evaluasi.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua KONI Sidoarjo, Drs Imam Mukri, “Ini merupakan rapat awal pengurus KONI setelah pelantikan 3 Mei 2025, dan rapat ini rapat awal pertemuan sebagian pengurus dengan pengurus cabang olahraga (Cabor) dalam rangka untuk transparansi daripada program kegiatan dan anggaran tahun 2025,” katanya, Senin (5/5/2025).
Bukan cuma ajang temu kangen antara atlet dan pengurus, Imam Mukri juga menekankan pentingnya legalitas dan eksistensi dari para pengurus Cabor. Artinya, bukan cuma ngaku-ngaku pelatih, tapi harus jelas siapa pengurusnya, dan benar-benar aktif membina atlet.“Harapan sebenarnya dari KONI, para pengurus ini ada kepastian dari kawan-kawan Cabor. Baik legalitas dari kepengurusannya maupun eksistensinya dalam membina dan melatih terhadap atlet cabang olahraga yang dibinanya,” jelasnya.
Tentu, kata dia, ini adalah langkah awal untuk menghadapi Porprov Jatim 2025. Tapi jangan salah sangka, ini bukan sekadar soal strategi atlet. Ada hal lain yang lebih sensitif dan sering bikin repot: pendanaan. “Jadi mudah-mudahan pertemuan awal ini sebagai langkah awal juga kita coba mengintrospeksi diri kita, dan mengintrospeksi pengurus agar ke depan kita tidak ada hal-hal yang sifatnya pelanggaran dalam masalah hukum. Terutama di dalam pengelolaan keuangan dari dana hibah yang kita terima dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo” tegasnya.
Nah, kalau semua rencana berjalan lancar, anggaran beres, dan atlet serius latihan, bisa jadi Sidoarjo punya kans bikin kejutan di Porprov Jatim nanti, tambahnya. Pr



