Zonajatim.com, Sidoarjo – Mendapat laporan kontraktor pelaksana pembangunan lanjutan SMPN 2 Prambon yang tidak bekerja profesional, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pembangunan SMPN 2 Prambon, Senin (20/10).
Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik menemukan sejumlah kejanggalan pada pelaksanaan proyek yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas dan keselamatan kerja.
Dari hasil pantauan di lapangan, Wabup Mimik menyoroti kondisi kolom cor yang banyak keropos serta minimnya penerapan standar keselamatan (safety) di area proyek. Wabup Mimik menegaskan bahwa proyek pembangunan sekolah harus menjunjung tinggi mutu, karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan para siswa di masa depan. “Ini proyek fasilitas pendidikan, jadi tidak boleh asal-asalan. Saya minta segera diperbaiki dan diawasi ketat. Jangan sampai kualitas dikorbankan,” tegas Wabup Mimik di lokasi.
Wabup Mimik menegaskan, Pemkab Sidoarjo tidak akan menoleransi praktik penyalahgunaan sistem lelang dan pengabaian mutu pekerjaan. Semua pihak diminta memastikan pembangunan berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat anggaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi, mengungkapkan bahwa sejak awal proses lelang pihaknya sudah menolak kontraktor yang saat ini mengerjakan proyek tersebut. “Di awal lelang kami sebenarnya sudah menolak kontraktor ini. Tapi dia tetap bisa masuk karena meminjam nama PT milik orang lain, padahal orang yang mengerjakannya tetap sama,” jelas Tirto Adi.
Lebih lanjut Tirto menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum serta tim pengawas untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut. Tm



