Zonajatim.com, Sidoarjo – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sidoarjo menggelar Halal Bihalal 2026 sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha.
Momentum pasca Hari Raya Idulfitri ini dimanfaatkan untuk mendorong sinergi ekonomi yang lebih solid di tingkat daerah.
Halal Bihalal berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di Fave Hotel Sidoarjo tak sekadar menjadi ajang temu, acara ini juga menghadirkan talkshow yang melibatkan sejumlah tokoh dari unsur pemerintahan dan dunia usaha.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengusaha muda dalam meningkatkan perekonomian daerah. Acara tersebut bertemakan “Reconnect and Grow : From Silaturahmi to Sinergy”.
Sejumlah figur Forkopimda penting hadir, di antaranya Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kajari dan Dandim 0816. Selain itu, acara ini turut dihadiri pelaku usaha, komunitas bisnis, dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo.


Ketua HIPMI Sidoarjo Zakaria Dimas Pratama menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Ia menyebut bahwa kekuatan ekonomi daerah tidak dapat dibangun secara sendiri, melainkan melalui kerja sama yang solid antar pelaku usaha dan stakeholder.
Dimas juga menilai momentum Halal Bi Halal menjadi titik awal yang tepat untuk melahirkan kerja sama konkret guna mendorong perkembangan usaha anggota HIPMI di Sidoarjo.“Saya harap kegiatan ini mampu membuka peluang baru, termasuk akses terhadap investasi dan kemitraan bagi pelaku usaha lokal,” ujar Zakaria Dimas yang juga anggota DPRD Sidoarjo dari Partai Nasdem.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj Mimik Idayana mengajak para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI untuk terus menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam upaya menekan angka pengangguran dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.


Ketua DPC HIPMI Sidoarjo, Zakaria Dimas Pratama, menambahkan bahwa HIPMI menjadi wadah pembinaan bagi para pengusaha muda untuk berkembang dan berkolaborasi.

Menurutnya, potensi ekonomi Kabupaten Sidoarjo sangat besar, namun juga dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk gejala deindustrialisasi di beberapa sektor. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mendorong pertumbuhan bisnis yang mampu menyerap tenaga kerja.
“Kami berharap ke depan HIPMI bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan peluang usaha baru, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Sidoarjo,” ungkapnya. Pr



