Zonajatim.com, Sidoarjo – Jelang perebutan piala Kapolresta Sidoarjo, Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI Kabupaten Sidoarjo menggelar Technical Meeting Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Piala Kapolresta Cup 2026 di Pendopo Disporapar Sidoarjo, Sabtu malam (9/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal pemantapan pelaksanaan kejuaraan yang akan berlangsung pada 14–16 Mei 2026 mendatang.

Ketua IPSI Sidoarjo, H Anang Siswandoko, ST menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan event perdana di masa kepemimpinannya sebagai Ketua IPSI Sidoarjo. Ia menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali prestasi pencak silat Sidoarjo hingga mampu menembus level nasional bahkan dunia.“Di tahun pertama kepengurusan ini, kami ingin mencari dan mencetak bibit-bibit atlet terbaik dari Kabupaten Sidoarjo. Target kami bukan hanya nasional, tetapi bagaimana pencak silat Sidoarjo bisa mendunia,” ujar Anang Siswandoko yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra.

Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan. Karena itu, IPSI Sidoarjo akan terus menggelar berbagai event pertandingan guna menyalurkan bakat generasi muda ke arah positif.
“Kami tidak ingin anak-anak muda terlibat tawuran liar. Dengan adanya event pencak silat, mereka bisa menyalurkan bakat dan prestasi melalui jalur yang benar,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris IPSI Sidoarjo, Darso menjelaskan bahwa sebanyak 837 atlet dipastikan mengikuti kejuaraan ini. Para peserta berasal dari berbagai kategori usia, mulai usia dini 1, usia dini 2, pra remaja hingga remaja.“Untuk kategori remaja, ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Popda Jawa Timur di Ngawi pada November mendatang,” jelasnya.


Dalam technical meeting tersebut, panitia membahas sejumlah hal teknis terkait peraturan pertandingan pencak silat terbaru tahun 2025, pembagian bagan pertandingan, jadwal timbang badan, distribusi ID card peserta hingga kesiapan administrasi atlet.
Kejuaraan ini mempertandingkan sembilan kelas tanding mulai kelas A hingga I, serta nomor seni tunggal, ganda, regu dan solo kreatif untuk kategori putra dan putri.
IPSI Sidoarjo juga memastikan seluruh peserta atlet silat mendapatkan jaminan perlindungan dari BPJS Kesehatan guna mengantisipasi terjadinya cedera atau kecelakaan selama pertandingan berlangsung.
Lebih lanjut Anang berharap dukungan seluruh pihak, termasuk media, agar event pencak silat di Sidoarjo semakin dikenal luas oleh masyarakat hingga tingkat desa.“Kami ingin pencak silat menjadi kebanggaan masyarakat Sidoarjo. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa membawa nama Sidoarjo ke tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya. Pr



