Zonajatim.com, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo gencar merevitalisasi ruang-ruang terbuka publik. Penghujung tahun 2024, Taman ASEAN yang berlokasi di tengah kota Sidoarjo dan berada di atas lahan seluas 4.000 m2 dengan dana Rp 2,9 miliar disulap menjadi arema bermain anak dan diberi nama Taman Tara guna mempercantik wajah kota Delta. Namun kondisi Taman Tara relatif sepi pengunjung.


Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana, S. AP saat melakukan penanaman 1.300 pohon pucuk merah secara serentak di 12 titik dan salah satunya dilaksanakan di Taman Tara, Jumat (26/6/2026) cukup terkejut dengan kondisi wajah Taman Tara. “Taman Tara ini kurang menarik, banyak yang harus dibenahi, fasilitasnya kurang banyak dan tampak “kosong”, ” ujar Wabup Mimik Idayana didampingi Plt Kadis DLHK Arif Mulyono, Kadis Kesehatan dr Lakshmi dan Kadis Perpustakaan Rudy Setiawan.
Wabup Mimik mengungkapkan rencananya untuk mendesain ulang konsep perwajahan di Taman Tara yang berada di kawasan pusat Kota Sidoarjo.

Menurutnya, penataan taman perlu diperbarui agar memiliki nilai estetika yang lebih baik, sehingga menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik bagi masyarakat sebagai alternatif bermain dan berekreasi di Alun-alun kota Sidoarjo.
“Taman Tara akan kita tata ulang agar tampil lebih indah, lebih hijau, dan lebih nyaman. Harapannya masyarakat Sidoarjo memiliki ruang terbuka yang representatif untuk bersantai, berolahraga, maupun berkumpul bersama keluarga tanpa harus pergi ke luar daerah,” ujar Wabup Mimik.
Penataan ulang Taman Tara juga diharapkan menjadikan taman tersebut sebagai salah satu ikon ruang terbuka hijau di Kabupaten Sidoarjo yang nyaman, teduh, dan menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.


Selain sebagai RTH (ruang terbuka hijau) aktif, Taman Tara juga menjadi tempat alternatif warga sidoarjo untuk liburan dan bersantai, dengan lahan parkir yang tersedia, juga sarana tenpat bermain anak sebagai wujud kemudahan berwisata warga.
Terkait penanaman pohon pucuk merah, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., mengatakan menanam pohon pucuk merah sebagai bagian dari gerakan penghijauan yang dilakukan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Wabup Mimik menjelaskan, penanaman pohon pucuk merah dipilih karena tanaman tersebut memiliki nilai estetika yang tinggi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan. Selain mampu menghasilkan oksigen dan menyerap polusi udara, daun pucuk merah juga dikenal memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. “Hari ini kita menanam 1.300 pohon pucuk merah secara serentak di seluruh wilayah Sidoarjo. Selain mempercantik lingkungan, tanaman ini juga memiliki banyak manfaat, baik untuk menjaga kualitas udara maupun karena kandungan antioksidannya yang baik bagi kesehatan,” katanya.
Wabup Mimik berharap program penghijauan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Pr



