Zonajatim.com, Sidoarjo – Menyadari fakta kondisi sungai masih banyak yang kotor, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, SAP menegaskan komitmennya mewujudkan sungai-sungai di Kabupaten Sidoarjo tetap bersih dengan menggandeng komunitas pegiat lingkungan Sungai Watch. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi Founder Sungai Watch Gary Bencheghib bersama jajaran di ruang kerjanya, Jumat (17/7/2026).
Menurut Mimik, persoalan sampah sungai tidak bisa ditangani pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas lingkungan yang selama ini aktif melakukan aksi nyata membersihkan sungai dari sampah plastik.”Saya ingin sungai-sungai di Sidoarjo bersih. Kolaborasi dengan Sungai Watch ini sangat baik dan harus terus diperkuat agar sampah tidak lagi mengalir ke laut,” ujar Wabup Mimik.
Oleh karena itu, Wabup Mimik mengapresiasi kiprah Sungai Watch yang selama ini membantu Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo dalam membersihkan sampah di sejumlah aliran sungai. Sampah hasil pembersihan kemudian diangkut dan dikelola di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon.
Wabup Mimik berharap kerja sama tersebut tidak hanya dilakukan di beberapa wilayah, tetapi dapat diperluas hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, keterlibatan masyarakat, komunitas, dan pemerintah menjadi kunci menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Dikatakan, DLHK juga harus terus memperkuat pengelolaan sampah dari hulu melalui penyusunan kurikulum pendidikan lingkungan untuk siswa SD dan SMP serta optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa dan kelurahan.


Sementara itu, Founder Sungai Watch Gary Bencheghib mengatakan organisasinya mulai aktif di Sidoarjo sejak Desember 2024. Hingga kini telah terpasang 23 jaring penangkap sampah di sejumlah sungai di wilayah Waru, Gedangan, Sedati, dan Taman.”Tim kami yang berjumlah 18 orang bekerja setiap hari membersihkan sampah agar tidak mengalir ke laut,” kata Gary.
Sepanjang tahun 2025, Sungai Watch Sidoarjo berhasil mengumpulkan sekitar 250 ton sampah plastik dari sungai. Sampah tersebut dipilah menjadi lebih dari 30 kategori sebelum diproses lebih lanjut. Pada tahun 2026, Sungai Watch juga berencana memperluas pemasangan jaring penangkap sampah hingga wilayah Wonoayu dan Krian. Tl



