Zonajatim.com, Sidoarjo – Dukungan Pemkab ke warga Sidoarjo yang maju lomba tingkat regional terus digaungkan. Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, S.A.P. memberikan pembekalan dan motivasi kepada perwakilan Duta Wisata Guk dan Yuk Kabupaten Sidoarjo yang akan berlaga pada Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026. Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Kantor Setda Kabupaten Sidoarjo, Senin (3/8/2026).
Dua perwakilan Sidoarjo berhasil menembus 10 besar kategori Kebudayaan dan dijadwalkan mengikuti Grand Final pada Jumat (7/8/2026) di Hotel Aston Gresik. Dalam kesempatan itu, mereka memaparkan berbagai persiapan, mulai dari program advokasi hingga penguatan materi mengenai potensi budaya dan pariwisata Kabupaten Sidoarjo.


Wabup Mimik menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sekaligus memberikan dukungan moril agar keduanya mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Bismillah ya, tetap harus semangat. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, bisa menjawab setiap pertanyaan dengan baik dan mampu membawa nama baik Kabupaten Sidoarjo,” ujar Wabup Mimik.
Salah satu finalis, Guk Eka Rahmad, menjelaskan bahwa advokasi yang diusungnya berfokus pada pengembangan Desa Wisata Terung Wetan. Program tersebut mengangkat potensi batik khas Terung Wetan, paket wisata desa, hingga situs sejarah yang ada di wilayah tersebut.
Sementara itu, finalis Yuk Assyifa Adn mengangkat advokasi di bidang kesehatan dan lingkungan melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), khususnya tanaman binahong. Program tersebut diwujudkan melalui penanaman tanaman obat, edukasi kebersihan lingkungan, serta penyuluhan kesehatan kepada siswa sekolah dasar.

Mendengar paparan tersebut, Mimik memberikan berbagai masukan agar materi yang disampaikan peserta semakin kuat dan berbasis data. Ia meminta para finalis memperdalam pengetahuan mengenai potensi daerah, mulai dari TOGA, UMKM, batik, hingga sejarah desa yang diangkat dalam advokasi.
“Karena kalian membawa nama Sidoarjo, kalian harus benar-benar mengenal daerah sendiri. Jangan sampai ketika mendapat pertanyaan tentang potensi Sidoarjo justru tidak bisa menjawab. Pelajari sejarahnya, kenali batiknya, pahami tanaman TOGA beserta manfaatnya,” pesannya.
Wabup Mimik juga mengajak salah satu peserta untuk mengunjungi sentra budidaya tanaman kumis kucing di Balongbendo. Menurutnya, lokasi tersebut tidak hanya memiliki nilai kesehatan melalui tanaman herbal, tetapi juga menjadi contoh pemberdayaan petani dan UMKM yang layak dipromosikan sebagai potensi daerah.
Selain pembekalan menghadapi kompetisi, Mimik berpesan agar para Guk dan Yuk tidak berhenti berkontribusi setelah mengikuti ajang pemilihan. Menurutnya, seorang duta wisata memiliki tanggung jawab untuk terus mengedukasi masyarakat dan mempromosikan budaya serta pariwisata Sidoarjo.
“Sosialisasikan ke masyarakat, ke sekolah-sekolah, ke Car Free Day, kenalkan pariwisata dan kebudayaan Sidoarjo. Apa yang sudah kalian dapatkan harus dibagikan agar semakin banyak generasi muda yang mencintai daerahnya,” tegasnya.
Wabup Mimik Idayana juga mendorong para Guk dan Yuk untuk terus bersinergi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata serta Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo dalam setiap kegiatan promosi wisata sehingga keberadaan duta wisata benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Audiensi tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap generasi muda yang berperan sebagai duta promosi daerah. Tl



