Zonajatim.com, Sidoarjo — Bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SPPG wilayah Gedangan, Sidoarjo, menjadi sorotan setelah beredar dokumentasi pada 10 dan 11 September 2026 yang memperlihatkan jeruk dan edamame dalam kondisi yang dipersoalkan kelayakannya.
Perwakilan GMPK Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Husein Ayatullah, meminta pengelola SPPG memastikan seluruh bahan baku memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Sabtu (12/9/2026).

“Pengawasan jangan hanya dilakukan saat makanan sudah dimasak. Bahan baku harus diperiksa sejak diterima, termasuk kondisi fisik, kebersihan, penyimpanan dan kelayakannya,” ujar Husein.

Ia meminta SPPG memperketat sistem quality control, termasuk melakukan pemilahan terhadap bahan yang rusak atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan.
Husein menegaskan, temuan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab keracunan tanpa pemeriksaan laboratorium. Namun, bahan pangan yang mengalami pembusukan dapat meningkatkan risiko keamanan pangan sehingga semestinya tersaring sebelum masuk proses produksi ataupun distribusi.
“Program MBG menyangkut makanan yang dikonsumsi banyak orang. Karena itu, standar penerimaan bahan bakunya harus ketat dan pengawasannya harus berjalan,” katanya. Pn



