Zonajatim.com, Sidoarjo – Memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-55 tahun 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo mempunyai perhatian khusus transportasi publik. Pada Upacara Hari Perhubungan Nasional di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten, Kepala Dishub Sidoarjo DR Ir Budi Basuki, ST, SH, M. MT mengundang khusus para mantan kadishub, Kamis (17/9/2026).
Para mantan Kadishub yang hadir yakni M Sholeh, Effendi, Joko Sartono, Asrofi, Bahrul Amig dan Benny Erlangga. “Kita sebagai penerus Kadisub yang sebelumnya. Tentunya mereka, beliau-beliau itu juga punya jasa. Masing-masing punya produk yang ditinggalkan, dan saya ingin mendengarkan masukan dari beliau karena beliau sudah beberapa tahun mengemban amanat sebagai kepala dinas Perhubungan. Tentunya masukan saran itu juga sebagai bahan kami untuk menyusun perencanaan di kemudian hari, ” ujar Kadishub Budi Basuki.

Menurut Budi Basuki, saran yang disampaikan para mantan Kadishub tentunya ingin menjadi PR semua ya, PR kita semua. Salah satunya perlu didorong adalah masalah angkutan massal, transportasi publik yang representatif, yang aman, nyaman, cepat, murah, selamat, dan bisa menjangkau seluruh wilayah di Sidoarjo,” paparnya.

Karena salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan itu adalah mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Kalau sekarang satu orang itu naik sepeda motor sendiri, kemudian satu orang naik mobil pribadi sendiri. Nah tentunya ini kan volume lalu lintas makin tinggi, makin bertambah. Itu akan terurai ketika hadir transportasi publik yang representatif. Satu unit bisa memfasilitasi atau menampung bisa 25-30 orang. “Dan alhamdulillah tahun ini kan kita rencana launching angkutan sekolah gratis. Kalau ini sasarannya untuk pelajar, untuk siswa. Angkutan sekolah ini tentunya sudah mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Tahun ini insyaallah lima unit yang akan kita launching. Lima unit itu kami bagi dalam lima rute. Kurang lebih lima unit itu melayani sampai sekitar 80 sampai 90 sekolah. Tentunya ini masih kurang ya, masih kurang dengan jumlah sekolah yang ada di Sidoarjo. Tentunya nanti tahun depan insyaallah akan ada penambahan angkutan sekolah lagi, ” jelasnya.
Dalam sambutan tertulis, Kadishub Sidoarjo Budi Basuki menjelaskan bahwa tema “Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju” mengandung pesan bahwa transportasi memiliki peran strategis dalam menghubungkan manusia, wilayah, kegiatan ekonomi, pelayanan publik, serta berbagai pusat pertumbuhan. Di tingkat daerah, konektivitas tersebut harus diwujudkan melalui pelayanan perhubungan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu mengikuti perkembangan teknologiserta dinamika mobilitas.
Karena itu, setiap bidang dan unit kerja di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo memiliki peran yang saling melengkapi. Keberhasilan pembangunan transportasi bukan hasil kerja satu unit saja, melainkan hasil kolaborasi seluruh unsur yang bekerja dengan standar pelayanan, integritas, disiplin, dan orientasi kepada masyarakat.
“Pada momentum Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Mari kita tingkatkan disiplin, integritas, kompetensi, inovasi, dan kolaborasi. Mari kita jadikan setiap tugas sebagai bagian dari upaya menghubungkan masyarakat, memperlancar mobilitas, meningkatkan keselamatan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak ada pekerjaan yang kecil apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ” tegasnya.
Dengan semangat “Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju”, mari kita wujudkan pelayanan perhubungan Kabupaten Sidoarjo yang semakin profesional, adaptif, aman, tertib, humanis, dan berkelanjutan, tambah Budi Basuki. Tl



