• Pasang Iklan
Kamis, 1 Oktober 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Daerah

ALIT Indonesia Gelar Sarasehan Adat Tengger untuk Dunia

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
1 Oktober 2026
in Daerah
0
ALIT Indonesia Gelar Sarasehan Adat Tengger untuk Dunia
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Lumajang — Pengetahuan masyarakat Tengger tentang alam, waktu, pertanian, dan tata kehidupan kembali menjadi ruang pembelajaran luas dalam Sarasehan “Penanggalan dan Pengetahuan Adat Tengger.
Dengan thema: “Tengger untuk Dunia”, yang diselenggarakan ALIT Indonesia melalui Sekretariat Wilayah Jember bersama Balai RW Institute di Oemah Sroedji & Space, Lumajang, Senin, 28 September 2026.

Acara berlangsung pukul 14.30–17.30 WIB, forum ini diikuti 38 peserta dari kalangan pegiat sejarah, komunitas literasi, dan akademisi.
Tiga pembicara utama hadir:

Romo Eko Warnoto (Ketua Paruman Dukun Pandhita Tengger Brang Kulon),

Yuliati Umrah (Direktur Eksekutif ALIT Indonesia, peneliti masyarakat Tengger sejak 1995),

Mayfa Dei Anggraeni (Penata Layanan Kebudayaan DIDIKNASBUD Lumajang).

Sarasehan menegaskan: pengetahuan Tengger bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan pengetahuan hidup yang masih dipraktikkan, diwariskan, dan menopang keberlangsungan ruang hidup masyarakat hingga kini.

Sistem penanggalan Tengger menjadi pembahasan sentral. Yuliati Umrah menjelaskan masyarakat menggunakan metode “niteni mangsa” — membaca tanda-tanda alam lewat pengamatan pergerakan bulan dan matahari.
Ini bukan sekadar hitungan waktu, melainkan panduan menentukan kapan menanam, memanen, dan memperlakukan lingkungan.

Kawasan Tengger sendiri berfungsi sebagai daerah penyangga air yang menghidupi sejumlah wilayah di Jawa Timur; pengetahuan pertanian warga turut menjaga kelestarian ekologi kawasan tersebut.
Romo Eko Warnoto memperdalam pembahasan dengan memperkenalkan konsep “nemu gelang” — rumus perhitungan mangsa yang khas dan tidak sama dengan kalender umum.

Sistem ini memerlukan penyesuaian berkala, sekitar setiap 120 tahun sekali, karena dalam satu tahun terjadi pergeseran waktu sekitar satu hari.
Ia menegaskan inti ajaran leluhur, “Tanamlah pohon dahulu, jika akan menebang.”
Prinsip ini mengandung tanggung jawab ekologis mendalam — pemanfaatan alam harus disertai upaya menjaga keberlanjutannya.

Sementara itu, Mayfa Dei Anggraeni memaparkan pendataan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) di kawasan Tengger wilayah Lumajang, meliputi daerah Argosari, Senduro, dan Pakel.

Berbagai situs dan tinggalan budaya yang berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) sedang didata guna menjadi dasar perlindungan dan pemajuan kebudayaan.
Tema “Tengger untuk Dunia” dimaknai bukan melepaskan pengetahuan dari akarnya, melainkan mengajak dunia mengenali nilai universalnya: keseimbangan manusia–alam, kearifan iklim, dan keberlanjutan pangan.

Di tengah tekanan perubahan iklim dan menjauhnya generasi muda dari pengetahuan lokal, pengalaman Tengger mengingatkan: warisan budaya harus terus dipraktikkan, diwariskan, dan didialogkan lintas generasi, bukan sekadar tersimpan sebagai arsip.
Sarasehan menutup dengan tekad bersama: menjaga pengetahuan tetap hidup, agar apa yang diwariskan leluhur terus memberi arah bagi masa depan. Lj

Previous Post

Wabup Mimik Idayana Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Next Post

Dishub Sidoarjo Ikut Meriahkan Turnamen Mini Soccer Kadishub Cup Hari Perhubungan Nasional 2026

Next Post
Dishub Sidoarjo Ikut Meriahkan Turnamen Mini Soccer Kadishub Cup Hari Perhubungan Nasional 2026

Dishub Sidoarjo Ikut Meriahkan Turnamen Mini Soccer Kadishub Cup Hari Perhubungan Nasional 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In