• Pasang Iklan
Kamis, 30 April 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Daerah

Turunkan Stunting, Pemkab Sidoarjo Bangun Spam Umbulan di 11 Titik

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
11 Maret 2022
in Daerah
0
Turunkan Stunting, Pemkab Sidoarjo Bangun Spam Umbulan di 11 Titik
0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Sidoarjo – Untuk menurunkan stunting yang terjadi dibeberapa wilayah kecamatan di Sidoarjo, tahun ini Pemkab Sidoarjo membangun SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Umbulan dan DC (Distribution Center) di 7 kecamatan 11 titik.

Diantaranya Kecamatan Porong, Jabon, Candi, Gedangan, Buduran, Taman dan Waru. Selain memperbanyak spam umbulan, Pemkab tahun ini juga membangun 8 SPAM atau DC (Distribution Center) yang tersebar di 4 kecamatan, yakni Gedangan, Buduran, Taman dan Waru.

Peningkatan layanan air bersih tersebut akan membuka ribuan jalur Saluran Rumah (SR). Untuk 3 spam umbulan yakni kecamatan Jabon, Porong dan Candi dibangun dari anggaran DAK (dana alokasi khusus) dari pemerintah pusat yang akan membuka 5.600 SR baru di ketiga wilayah itu. Pembangunan tiga spam termasuk proyek strategi nasional.

Sisanya, 8 titik Spam/DC yang dibangun di kecamatan Waru, Taman, Gedangan dan Buduran memakai anggaran APBD Sidoarjo. Pembangunan 8 Spam baru akan membuka 6.370 SR baru. Bila diasumsikan tiap rumah dihuni minimal 4 orang dikalikan 11.970 SR maka terdapat 47.880 jiwa yang mendapatkan layanan air bersih. Diuar itu, PDAM Delta Tirta juga menarget akan membuka 12.750 SR baru di tahun 2022 ini.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) terus mendorong PDAM dan Dinas PU Perkim dan Ciptakarya untuk memperbanyak Spam Umbulan atau DC. Pembangunan sarana air bersih mutlak dilakukan, karena Sidoarjo sudah menjadi daerah Industri, dimana perkembangan sektor industri itu harus diikuti peningkatan sarana dan prasaran penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Gus Muhdlor mencontohkan, dari 18 kecamatan yang ada, semuanya sudah dimasuki industri. Bahkan kecamatan Waru, Taman, Gedangan, Sidoarjo, Krian, dan Jabon sudah menjadi Kawasan Industri Sidoarjo (KIS).”Pembangunan sarana dan prasarana pelayanan air bersih wajib dikebut, seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah daerah dan perluasan area industri yang berimbas pada derasnya investasi yang masuk di kota Delta ini. Pelayanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di kawasan industri harus diutamakan,” kata Gus Muhdlor, Jumat (11/3/2022) di Pendopo Delta Wibawa.

Bupati Sidoarjo terus memantau kinerja PDAM. Terutama urusan kelancaran saluran air yang selama ini masih terdapat pengaduan dari pelanggan. Rata-rata, mereka mengeluhkan kualitas air dan kelancaran air. Hal itu juga menjadi perhatian bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo tersebut.

Perusahaan plat merah di bawah kendali Bupati Sidoarjo, sekerang ini mau tidak mau harus bisa mengimbangi kecepatan langkah dan berpikir bupati alumni Unair Surabaya itu. Sepak terjang Gus Muhdlor selama satu ini dinilai cukup agresif, terutama urusan pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas pelayanan publik.

Penyediaan layanan air bersih bukan saja masuk dalam program MDGs atau Millenium Development Goal’s. Lebih dari itu, peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Sidoarjo sudah menjadi kebutuhan. “Jika ini berjalan lambat, maka akan ada problem baru di sektor kesehatan. Ancaman terbesarnya adalah kualitas SDM akan menurun karena masyarakat lebih memilih mengkonsumsi air tanah (air sumur) ketimbang air bersih. Ini juga perlu edukasi yang masif ke masyarakat,” jelasnya.

Percepatan penyediaan sarana air bersih akan menyelamatkan generasi emas. Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi kualitas air yang dikonsumsi. “Problem ini yang terjadi pada dua kecamatan di Sidoarjo, Jabon dan Krembung. Dua wilayah itu masih banyak kasus stunting dan penyebabnya karena mayoritas warga disana masih mengkonsumsi air tanah atau air sumur yang mengandung Pb atau timbal yang melebihi batas aman,” tutur Gus Muhdlor.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman PU Cipta Karya Slamet Budiarto menyampaikan, rencana pembangunan 3 spam umbulan yang menggunakan anggaran DAK yang bersumber dari pemerintah pusat dan 8 spam atau DC dari anggaran APBD itu mulai dikerjakan pada triwulan kedua. “Tahap perecanaan sudah dilakukan, tinggal nanti proses lelang dan pembangunan akan dimulai pada triwulan kedua tahun ini,” ujar Budi.

Direktur Pelayanan PDAM Delta Tirta Fatihul Faizun mengungkapkan, pembangunan Spam Umbulan di wilayah Jabon, Porong dan Candi masuk prioritas Bupati Sidoarjo. Ketiga Spam Umbulan itu akan membantu menangani kasus stunting dengan membuka SR baru ditiga kecamatan itu.”Untuk Spam Umbulan Jabon melewati desa Dukuhsari, Balongtani, Tambakkalisogo dan Jumirahan. Totalnya ada 5.600 SR, saluran ini yang nantinya akan mendukung program penurunan stunting di kecamatan Jabon dengan cara membuka SR baru untuk layanan air bersih dari umbulan,” kata Fatihul.

Sedangkan di kecamatan Candi, jalur pipanya tambah Faizun, melewati desa Durungbanjar dan Durungbedug. Kemudian di Kecamatan Porong melewati desa Wunut, Candipari dan Juwetkenongo.

Fatihul menambahkan, tahun 2021 jumlah SR mencapai 159.464 SR, kemudian tahun 2022 ini ada tambahan lagi dari pembangunan spam umbulan dan DC sebanyak 11 titik dengan proyeksi SR baru sebanyak 11.970. Diluar itu PDAM juga menarget ada penambahan 12.750 SR baru. “Proyeksi SR tahun ini, totalnya 184.184, naik 13,42 persen dari tahun lalu,” pungkas Fatihul. Sp

Tags: 11 titikBangun spamPemkab Sidoarjo
Previous Post

Cari Solusi Masalah Bangsa, DPD RI Gandeng Gerakan Bela Negara Hadirkan Sejumlah Tokoh

Next Post

Minta Pembangunan IKN Transparan, LaNyalla: Jangan Ada Praktik Bagi-bagi Kavling Tanah

Next Post
Minta Pembangunan IKN Transparan, LaNyalla: Jangan Ada Praktik Bagi-bagi Kavling Tanah

Minta Pembangunan IKN Transparan, LaNyalla: Jangan Ada Praktik Bagi-bagi Kavling Tanah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In