Zonajatim.com, Sidoarjo – Rencana somasi terhadap kritik ketua dewan ke petinggi partai Golkar Sidoarjo, ditanggapi oleh Fraksi PKB DPRD Sidoarjo.
Ketua FPKB H.Abdillah Nasih yang juga Sekretaris DPC PKB Sidoarjo, berharap fraksi – fraksi di DPRD Sidoarjo bisa colling down dan menghormati keputusan paripurna sebagai keputusan tertinggi.“Siapapun boleh berbeda pendapat selama proses pembahasan, tapi setelah selesai di rapat paripurna maka semua pihak harus menghormati dan menjalankan keputusan paripurna,” katanya.
Fraksi PKB minta kepada fraksi untuk bisa menuntaskan seluruh perbedaan yang muncul, karena kita yakin, tidak ada upaya dari ketua dewan untuk mengecilkan suatu pihak atas keputusan bersama di paripurna ini, tambah Abdillah Nasih saat ditemui kantor DPC PKB Sidoarjo didampingi anggota FPKB Rizza Ali Faizin, Muzayyin, Dhamroni Chudlori, Wahyudin dan Pujiono, Selasa (6/12/2022).

Menurut Abdillah Nasih, soal penjelasan ketua dewan yang sedikit keras, itu hanya sebuah gaya komunikasi saja. “Mengenai anggaran insentif RT RW, memang tidak masuk dalam KUA PPAS yang dibahas pada Agustus 2022, sehingga memang tidak bisa dibahas di APBD. Dan tentu saja, persoalan ini sudah diputuskan di Paripurna dan selesai,” tegas Abdilah Nasih.
Soal adanya langkah somasi kepada ketua dewan, itu merupakan hak mereka, namun FPKB kembali mengajak semua untuk tetap menjaga kondusifitas yang ada.Apakah karena persoalan yang tidak substansi, akan menjadikan hubungan baik antar Parpol bisa goyah.“FPKB juga selalu membuka komunikasi dengan fraksi golkar untuk jalinan baik dan berharap persoalan yang tidak substansi tidak perlu dibesarkan.Namun kalaupun ada upaya memaksa tetap ada somasi, maka seluruh anggota FPKB siap dibelakang ketua dewan,” tegas Nasih.
Hal senada juga disampaikan H.Dhamroni Chudlori anggota FPKB yang menyakini tidak ada persoalan dari statement ketua dewan.
Bahkan menurut Dhamroni, petinggi partai di Sidoarjo saat ini dalam kondisi yang kondusif dan erat. “Saya yakin ketua partai di Sidoarjo saat ini semakin erat dan kondusif. Tidak ada persoalan,” ujarnya. Sp



