• Pasang Iklan
Senin, 16 Februari 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Politik

Tantangan PKB Pilkada 2024, Duet Mas Iin dan Abah Usman Bisa Diandalkan

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
22 Mei 2024
in Politik
0
Tantangan PKB Pilkada 2024, Duet Mas Iin dan Abah Usman Bisa Diandalkan
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Sidoarjo – Meski sebagai partai penguasa, PKB tidak akan mudah bisa memenangkan Pilkada Sidoarjo 2024. Sehingga PKB harus benar-benar cermat dengan kalkulasi jitu mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam berkontestasi pada pesta demokrasi pada Nopember mendatang.

Al Machfud WPD, pengamat sosial dan politik dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengatakan, PKB sebagai partai pemenang pileg 2024, juga sebagai petahana masih berpeluang besar menang dalam Pilkada 2024. Hanya saja untuk memenangi tidak akan mudah lagi, seperti pilkada sebelumnya.

Salah satu tantangan terberat, adalah isu korupsi. “Isu itu pasti dihembuskan pihak lawan pada Pilkada mendatang. Ini bisa dimaklumi karena semua bupati Sidoarjo yang diusung PKB pada Pilkada sebelumnya, tersandung korupsi,” ujarnya.

Ditambahkan, menghadapi tantangan itu pihak PKB dituntut kerja keras dengan segala strategi politiknya, terutama bagaimana dalam menyikapi isu korupsi yang pasti akan dilempar lawan politiknya ke publik. “Isu korupsi itu tentunya bisa disikapi PKB dengan cara membangun trust kepada masyarakat bahwa paslonnya mempunyai integritas tinggi, kapabel dan memiliki jejak rekam yang bagus. Menjamin mampu melaksanakan pemerintahan bersih, dan amanah,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Machfud, peluang PKB masih terbuka lebar kembali memenangkan pesta demokrasi ini. “Apalagi paslon yang diusung benar-benar memiliki popularitas dan keterpilihan yang tinggi bagi masyarakat yang heterogen,” katanya. “Artinya paslon yang tidak hanya didukung satu kelompok masyarakat saja, tapi juga melahirkan simpati bagi kelompok lain,” tambahnya.

Jika menelisik perkembangan konstelasi bursa cabup dan cawabup PKB, Machfud menilai di antara beberapa Cabup itu; Subandi dan Usman maupun Fandi Utomo, figur Achmad Amir Aslichin dianggap paling berpeluang bisa diandalkan.

Sebagai politisi, Mas Iin, sapaan putra Saiful Ilah mantan Bupati Sidoarjo ini, mempunyai track record yang bersih. Juga mempunyai jaringan luas di masyarakat dengan dukungan keluarga besarnya, serta logistik kuat sebagai modal bertarung pada Pilkada 2024.“Tantangannya hanya satu, bagaimana dia menyakinkan bahwa apa terjadi selama ini (kasus korupsi bupati sebelumnya,–red), akan menjadi pembelajaran berharga. Dia bisa mengambil hikmahnya, lalu merasa tertuntut sekaligus menjadi keharusan membangun pemerintahan yang bersih dan beramanah ke depannya,” katanya.

Pemasangan Mas Iin dengan Abah Usman, sapaan ketua DPRD Sidoarjo, merupakan duet yang dalam sepekan terakhir ini telah terdongkrak elektabilitasnya cukup siginifikan. Popularitas pasangan itu semakin tinggi, dan relatif bisa diterima berbagai kalangan masyarakat Sidoarjo.

“Pasangan ini bisa menjadi representasi keterwakilan masyarakat heterogen. Pak Usman mewakili kaum nahdliyin. Sedangan Mas Iin berpeluang mendapat simpati dari keluarga besar Muhammadiyah Sidoarjo karena hubungan primordial dari keluarganya,” ujarnya.

Ini tidak lepas tidak lepas sosok almarhum Haji Anwar, yang merupakan kakek dari Mas Iin. Semasa hidupnya, Haji Anwar merupakan tokoh Muhammadiyah Sidoarjo, bahkan sebagian lahannya telah dihibahkan untuk kepentingan pengembangan pendidikan yang dikelola organisasi kemasyarakatan tersebut. “Sosok Haji Anwar sudah menjadi keluarga besar Muhammadiyah Sidoarjo. Sehingga Mas Iin, bisa menjadi figur mewakili keluarga besar Muhammadiyah,” katanya.

Burhanuddin, Sekretaris PD Muhammadiyah Sidoarjo tidak menampik kedekatan keluarga Muhammadiyah dengan Haji Anwar. “Secara historis keluarga Anwar memang dekat dengan kami. Dan Mas Iin adalah cucunya Abah Anwar. Bagi kami, siapa yang baik, pasti kami sambut dengan baik pula,” tambahnya.

Sedangkan M. Choiri, tokoh NU Sidoarjo menilai pasangan Mas Iin-Abah Usman yang digulirkan dalam sepekan terakhir ini memang telah merubah konstelasi bursa Cabup-Cawabup PKB. “Saya menilai itu pasangan yang bagus. Keduanya adalah kader terbaik NU yang berkiprah di PKB. Saya rasa kaum nahdliyin pasti merespon positif,” ujarnya.

“Apalagi Abah Saiful, menjasa atas perkembangan NU di Sidoarjo. Salah satunya kantor NU di Sidoarjo yang juga digunakan kantor PKB merupakan hasil hibah dari Abah Saiful,” tambahnya.

Meski demikian, lanjut Choiri, pihak PKB masih perlu mempertimbangkan pula cabup lain, terutama dari eksternal,–atau di luar kadernya. Seperti Fandi Utomo, atau dikenal dengan sapaan FU, merupakan sosok yang juga bisa diandalkan partai itu dalam berkontestasi pada Pilkada 2024. “Selain pasangan Mas Iin-Abah Usman, sosok FU yang juga daftar pada bursa Cabup PKB, tentunya bisa menjadi jago alternatif dari partai ini,” katanya. Zn

Tags: Abah UsmanMas IinPilkada Sidoarjo 2024
Previous Post

Gelar Pelatihan Menjahit dari Dana Pokir, Hj Mimik Idayana Cetak Entrepreneur Perempuan Mandiri

Next Post

Ketua DPRD Sidoarjo H Usman Beri Pengenalan Tugas Kedewanan Kepada 19 Caleg Terpilih Wajah Baru

Next Post
Ketua DPRD Sidoarjo H Usman Beri Pengenalan Tugas Kedewanan Kepada 19 Caleg Terpilih Wajah Baru

Ketua DPRD Sidoarjo H Usman Beri Pengenalan Tugas Kedewanan Kepada 19 Caleg Terpilih Wajah Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Mutiara Regency Ambil Langkah Hukum Lawan Bupati Subandi yang Akan Bongkar Tembok Pembatas Perumahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In