• Pasang Iklan
Jumat, 17 April 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Nasional

Percepat Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Terus Pertajam Sasaran

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
28 Agustus 2024
in Nasional
0
Percepat Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Terus Pertajam Sasaran
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Jakarta — Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Nunung Nuryartono menyampaikan pemerintah terus melakukan upaya penajaman pensasaran dan konvergensi program dalam meningkatkan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem pasca BPS rilis angka 0,83 persen pada Maret 2024 lalu.

“Target pensasaran penting, kita minta daerah untuk melakukan verifikasi dan validasi secara berkesinambungan, karena dengan ketepatan sasaran akan semakin lebih baik pelaksanaan berbagai program,” ujar Nunung dalam agenda “Sosialisasi Capaian Kinerja Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem” di Kantor Kemenko PMK, Senin (26/8/2024).

Nunung menjelaskan, terdapat tiga strategi pemerintah dalam mendorong percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, yakni pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan.

Sejak Inpres 4 Tahun 2022 ditetapkan, Pemerintah telah menggelontorkan berbagai program perlindungan sosial dalam bentuk bantuan Sosial, subsidi energi dan subsidi iuran jaminan kesehatan. Untuk meningkatkan pendapatan, berbagai program pelatihan, pendampingan dan bantuan modal juga telah digulirkan termasuk optimalisasi Dana Desa.

Untuk menangani kantong kemiskinan, Kementerian PUPR juga memberikan Bantuan pembangunan rumah layak huni, air bersih dan Sanitasi.

Berbagai program tersebut memberikan dampak turunnya angka miskin ekstrem Yang semakin mendekati Nol persen.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan seluruh provinsi yang dilakukan sebelumnya, Nunung mengatakan, banyak daerah yang telah optimal melaksanakan program pengurangan beban pengeluaran, dan kini beralih fokus pada upaya peningkatan pendapatan.

Menurut Nunung, upaya tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.“Banyak daerah yang telah meningkatkan strategi kedua yaitu peningkatan pendapatan. Peningkatan pendapatan menjadi kunci dalam pengentasan kemiskinan ekstrem karena akan meningkatkan taraf hidup setiap individu,” jelas Nunung.

Nunung menambahkan, perlu mekanisme kebijakan yang tepat untuk menangani kemiskinan ekstrem di daerah-daerah tertentu. Pemerintah daerah harus mampu melakukan terobosan dengan melakukan intervensi kebijakan yang disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat.“Perlu ada perbaikan mekanisme khusus, misalnya kondisi masyarakat Papua harus berbeda dengan pendekatan di daerah lain. Salah satunya melalui pendekatan komunitas, dan itu sudah kita lakukan dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Nunung.

Dalam kegiatan tersebut dibahas juga perlunya memberikan perhatian Yang lebih kepada Lansia dan penyandang disabilitas. Arif Budimanta, Staff Khusus Presiden Bidang Ekonomi Yang juga Ketua Satgas Konvergensi Program menekankan perlunya Pemerintah memuliakan dan membahagiakan para Lansia dan penyandang disabilitas sebagai bentuk kehadiran negara.

Sementara itu, Ateng Hartono, Deputi Statistik Sosial BPS, menyampaikan perlunya penciptaan lapangan kerja bagi para Keluarga miskin Ekstrem di desil 1, terutama di sektor pertanian karena sebagian pekerjaannya sebagai petani, dan penyediaan Sanitasi dan air bersih dimana fasilitas tersebut sangat kurang.

Hadir sebagai narasumber memaparkan program dan capaian penanganan kemiskinan ekstrem, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta, Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik, dan Wartawan Senior Kompas Suhartono sebagai penanggap. Sejumlah perwakilan turut hadir dari Sekretariat Kabinet, Penanaman Modal Madani, TNP2K, Komisi Informasi Pusat, serta Bakohumas Kementerian Komunikasi dan Informasi. Jk

Tags: Kemenko PMKKemiskinan ekstrimTarget Nol persen
Previous Post

Mahasiswa KKN UPN Jatim Dampingi Siswa Belajar di Bimbel “Ceria”

Next Post

Polisi Bersama Pelajar Deklarasikan Stop Bullying

Next Post
Polisi Bersama Pelajar Deklarasikan Stop Bullying

Polisi Bersama Pelajar Deklarasikan Stop Bullying

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In