Zonajatim.com, Sidoarjo – Mushola Hidayatullah Desa Pangreh ramai malam ini. Deretan sekitar 1000 ibu-ibu jemaah pengajian hadir memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah, Kamis (26/9/2024).
Malam tadi tidak hanya untuk memperingati kelahiran Nabi, tetapi juga menjadi hari tasyakuran Bustanul Arifin, putra Kepala Desa Pangreh, H. Zainul sebelum dirinya menunaikan ibadah umroh. “Maulid ini tak sekadar peringatan, tapi juga bentuk rasa syukur kami,” ucapnya.

Setiap sudut ruang menggema dengan lantunan sholawat, sementara ribuan ibu-ibu khusyuk mengikuti acara. Suara musik sholawatan memecah keheningan desa, membawa kedamaian dalam setiap nada.Di tengah keramaian itu, hadir seorang sosok yang membuat suasana semakin hidup.
Hj Mimik Idayana, calon Wakil Bupati Sidoarjo, tiba dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya. Pakaian yang dikenakannya sederhana namun elegan, selaras dengan kepribadiannya yang hangat. Saat namanya disebut, seketika sorak-sorai memenuhi mushola. Warga desa, khususnya ibu-ibu, tampak antusias menantikan kedatangannya.”Tradisi Maulid di sini benar-benar meriah, sangat membanggakan. Ribuan orang datang untuk bersyukur bersama,” kata Hj Mimik Idayana.
Nada suaranya penuh kekaguman, matanya menyapu kerumunan dengan perhatian. Tetapi bukan hanya kata-katanya yang membawa kebahagiaan bagi warga, melainkan aksinya yang lebih berbicara.Hj. Mimik tersenyum, melihat kebahagiaan yang terpancar dari para ibu-ibu. “Tradisi walimatussafar di momen maulid nabi Muhammad SAW bisa dilestarikan untuk mempererat tali silaturahim antar warga,” ucap Mimik.
Hari itu, Maulid Nabi di Desa Pangreh bukan hanya soal peringatan kelahiran Nabi, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat desa berbagi, bersyukur, dan menghidupkan kembali tradisi yang menyatukan mereka. Di bawah langit biru Pangreh, dengan alunan sholawat yang masih terdengar, sebuah kebahagiaan sederhana telah menyatukan hati mereka. Sp



