• Pasang Iklan
Minggu, 19 April 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Politik

Dielu-elukan Pedagang Pasar Larangan, Subandi – Mimik Siapkan Revitalisasi Pasar Tradisional Menjadi Lebih Modern

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
6 November 2024
in Politik
0
Dielu-elukan Pedagang Pasar Larangan, Subandi – Mimik Siapkan Revitalisasi Pasar Tradisional Menjadi Lebih Modern
0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Sidoarjo – Pagi baru saja menyingsing di Sidoarjo, namun Pasar Larangan sudah ramai seperti biasanya. Para pedagang datang sejak dini hari, menata dagangan, merapikan sayuran, membersihkan ikan, dan mengelap lapak yang akan segera penuh sesak oleh para pembeli.

Aroma bumbu dapur dan berbagai rempah bercampur dengan udara pagi, sementara riuh rendah suara tawar-menawar dan sapaan akrab mewarnai setiap sudut pasar.

Namun, hari ini ada yang berbeda di pasar ini. Kabar kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi dan Hj. Mimik Idayana, sudah menyebar sejak kemarin.

Pasangan yang dikenal dengan tagline “BAIK” ini dikenal dekat dengan masyarakat dan sering turun langsung untuk mendengar suara mereka. Tak heran jika berita tentang kunjungan mereka segera membuat pasar pagi itu lebih ramai dari biasanya.

Tak lama setelah matahari meninggi, H. Subandi dan Hj. Mimik tiba di Pasar Larangan. Penampilan mereka yang sederhana serta kehadiran penyanyi dangdut Sodiq, yang ikut mendampingi, menambah kehangatan dalam kunjungan itu.

Senyum Hj. Mimik menyambut para pedagang, tangannya terulur untuk menyapa dan bersalaman, sementara H. Subandi sesekali menepuk pundak pedagang yang menghampirinya.

Suasana menjadi lebih meriah dan akrab saat beberapa pedagang dan pengunjung, terutama ibu-ibu, mengajak Hj. Mimik untuk berfoto bersama.

Pasangan BAIK tidak hanya menyapa, mereka juga terlibat dalam percakapan yang hangat dengan para pedagang. H. Subandi dan Hj. Mimik terlihat serius mendengarkan setiap keluhan yang disampaikan.

Seorang pedagang sayur bernama Fatimah bercerita tentang kondisi pasar yang sudah tua dan tak lagi nyaman. “Pasar ini sudah lama begini saja, Pak, Bu. Kadang kebersihannya kurang terjaga, stan-stan pun belum tertata rapi. Yang kering dan basah masih campur. Itu bikin tempat ini tidak nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” keluh Fatimah sambil merapikan daun selada di lapaknya.

Mendengar keluhan itu, H. Subandi mengangguk, menyimak dengan penuh perhatian. Dengan nada tegas namun ramah, ia menyampaikan visinya tentang revitalisasi pasar-pasar tradisional di Sidoarjo. “Pasar tradisional adalah denyut nadi ekonomi masyarakat kita. Kami ingin pasar-pasar ini tetap hidup, tetap ramai, namun lebih nyaman dan layak bagi semua,” ujarnya, suaranya penuh keyakinan.

Ia melanjutkan, “Ke depan, stan-stan akan diatur lebih rapi, area kering dan basah akan dipisah agar tidak tercampur. Tujuan kami sederhana: membuat pasar tradisional ini jadi tempat yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” katanya.

Cawabup Hj Mimik Idayana bersama cak Sodiq

Ucapan H. Subandi segera disambut dengan anggukan dan senyum puas dari Fatimah serta pedagang-pedagang lain yang mendengarkan. Dalam hati, mereka seakan mulai merasakan secercah harapan baru.

Sementara itu, Hj. Mimik menambahkan, “Pasar ini adalah jantung ekonomi rakyat. Kami ingin pedagang kecil di Sidoarjo bisa berjualan dengan nyaman, sehingga usaha mereka bisa berkembang. Jika mereka nyaman, pembeli pun akan merasa lebih betah belanja di sini. Revitalisasi pasar ini bukan sekadar perbaikan fisik, tapi upaya meningkatkan ekonomi lokal agar masyarakat bisa sejahtera,” ujarnya penuh semangat. Kata-kata tersebut membakar semangat para pedagang yang mendengarkan.

Bukan hanya kata-kata, pasangan BAIK juga menunjukkan kepedulian nyata dengan berbelanja langsung dari para pedagang. Hj. Mimik tampak membeli beberapa ikat sayuran dan bahan makanan lainnya, sementara H. Subandi berbincang dengan seorang penjual rempah yang mengeluh tentang harga yang kadang tidak stabil. “Kalau harga-harga naik, pembeli pasti berkurang, Pak. Dampaknya, dagangan kami jadi sulit laku,” ujar si pedagang sambil menghela napas panjang.

Pasangan Bandi-Mimik bersenda gurau dengan pedagang Pasar Larangan

H. Subandi hanya tersenyum penuh pengertian, lalu bertutur bahwa dirinya dan Hj. Mimik akan berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok jika terpilih.

Percakapan demi percakapan pun mengalir, membuat kehadiran pasangan BAIK terasa lebih dari sekadar kunjungan politik. Mereka benar-benar terlihat peduli dan paham akan persoalan sehari-hari yang dihadapi para pedagang. Para pedagang merasa ada harapan baru; bahwa kondisi pasar yang kumuh, penataan yang semrawut, serta fasilitas yang kurang memadai akan mendapat perhatian lebih jika pasangan ini terpilih.

Fatimah yang berdiri di lapaknya menyaksikan H. Subandi dan Hj. Mimik yang perlahan melangkah keluar pasar dengan langkah pasti. Sambil memandangi punggung mereka yang kian menjauh, Fatimah berbisik pelan pada pedagang lain di sebelahnya. “Semoga nanti kalau mereka terpilih, mereka benar-benar ingat sama kita,” ucapnya, wajahnya menyiratkan harapan yang besar.

Cawabup Hj Mimik Idayana membeli sayuran didampingi Cabup Subandi

Hari itu, Pasar Larangan mungkin tidak langsung berubah. Namun, komitmen yang diucapkan H. Subandi dan Hj. Mimik memberi secercah harapan bagi para pedagang. Kunjungan pasangan BAIK seolah meninggalkan jejak harapan yang diam-diam mengakar di hati para pedagang dan warga pasar.

Pasar ini mungkin masih sederhana, namun kini mereka bisa bermimpi bahwa suatu hari nanti tempat ini akan menjadi pasar yang layak dan nyaman—tempat di mana ekonomi kecil bertumbuh dan kehidupan mereka bisa lebih baik. Sp

Tags: Cabup SubandiCawabup Hj Mimik IdayanaPasar Larangan
Previous Post

Targetkan Juara Umum, Pjs Bupati Sidoarjo Isa Anshori Lepas Kontingen Popda XIV dan Peparpeda II Jatim 2024

Next Post

Tidak Masuk DPT, Warga Bawa KTP atau KSK Bisa Nyoblos di TPS Terdekat

Next Post
Tidak Masuk DPT, Warga Bawa KTP atau KSK Bisa Nyoblos di TPS Terdekat

Tidak Masuk DPT, Warga Bawa KTP atau KSK Bisa Nyoblos di TPS Terdekat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In