Zonajatim.com, Sidoarjo – Menjelang kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada 10–14 Maret 2025, pejabat Disparpora Kabupaten Sidoarjo dilanda kebingungan, pasalnya kondisi lampu sorot di GOR Delta mengalami trouble.
Lampu sorot yang ada di dalam lokasi GOR Delta Sidoarjo tersebut tidak bisa berfungsi normal, kendati kondisi lampu tidak mati, namun waktu penyalaannya butuh waktu agak lama.
Kepala UPTD Stadion GOR Delta Sidoarjo, Yanto mengakui bahwa memang ada trouble pada kondisi lampu sorot sehingga harus diperbaiki. “Saat ini masih dalam proses perbaikan dan menjadi tanggungjawab pihak penyedia yakni PT Waskita Karya untuk perbaikan hingga normal, mereka akan mendatangkan alat dari Jakarta,” ujarnya, Jumat (7/3/2025).
Troublenya lampu sorot yang ada di GOR Delta sangat mengagetkan, pasalnya pada saat pemasangan tahun 2023, tidak ada masalah, bahkan menjadi kebanggaan warga Sidoarjo karena lampunya sangat terang. Saat itu, pihak penyedia yakni PT Sarana Karya Solusindo menggunakan lampu sorot LED Bandell type TSL 1.000 Watt menjadi lampu penerangan stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Lampu sorot Led Bandell type TSL 1.000 Watt sebanyak 168 unit yang dipasang di empat menara Stadion Gelora Delta Sidoarjo terukur lux level average di angka 1.700 lux. Padahal, standar PSSI maupun FIFA rata-rata sudut kuat cahaya lampu sorot itu sebesar 1.300 lux. Dengan pencahayaan kuat dan memenuhi standar dari PSSI maupun FIFA, Stadion Gelora Delta layak menggelar even sepak bola baik tingkat nasional maupun Internasional.
Namun, ketika ada proyek revitalisasi stadion GOR Delta oleh Kementrian PU tahun 2024, pihak penyedia yakni PT Waskita Karya – PP KSO melakukan pemindahan dua tower lampu sorot yang ada di dalam stadion ditaruh luar stadion. Nah, saat ini kondisi lampu sorot terjadi trouble sehingga menjadi kegundahan pihak Disparpora menjelang kedatangan Presiden Prabowo.
Adanya trouble lampu sorot GOR Delta terkuak dari terbitnya surat dari Kementrian PU pada tanggal 17 Februari 2025 yang mengundang sejumlah pihak termasuk direksi PT SKS untuk membahas masalah Lampu Field Of Play (FOP) Stadion Gelora Delta. Bahkan, pihak Kementerian PU menyurati PT SKS untuk berkunjung dan diskusi masalah lampu FOP Stadion Gelora Delta.

Ir Sugiono, tim ahli dari PT SKS mengakui bahwa pihaknya pernah diundang untuk membahas masalah lampu FOP dan yang hadir adalah perwakilan dari PT SKS. “Kami intinya siap kalau memang diajak untuk ikut memecahkan troublenya lampu sorot GOR Delta, karena kami memang dulunya yang menggarap dari awal, yang jelas kami tidak tahu bagaimana kontraktor PT Waskita Karya-PP KSO cara memindah tower lampu dari dalam ke luar stadion sehingga sekarang ada trouble,” ujar Ir Sugiono yang juga Ketua PII (Persatuan Insinyur Indonesia) Sidoarjo ini.

Menurut Ir Sugiono, bahwa PT SKS siap untuk mencari solusi dari trouble lampu sorot tersebut. “Solusinya adalah re-wiring control system (butuh waktu dan skill kompetensi khusus). Lampu sorot tambahan 6-unit per-tower diganti dengan brand yangg sama (Bandell) agar control systemnya bisa match dan kompatibel dengan lampu existing,” papar Ir H Sugiono Adi Salam, MM, IPU (Ahli Utama APEI Jawa Timur) yang bersertifikat resmi ahli teknik iluminasi ini. sp



