Zonajatim.com, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana meninjau langsung aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan lokasi Perumahan Taman Pinang Indah (TPI), Minggu (30/3/2025). Dalam kesempatan ini, Wabup Hj Mimik Idayana berdialog dengan sejumlah pedagang sembari meninjau kondisi lapak dagangan. Bahkan Hj Mimik memborong dagangan para PKL. “Gimana jualannya rame ya,” tanya Wabup Hj Mimik kepada seorang ibu penjual baju. “Alhamdullah lumayan rame Bu Wabup,” ujar ibu pedagang baju.

Menurut Wabup Hj Mimik Idayana peninjauan ini dilakukan sebagai upaya mencari solusi terbaik terkait kondisi UMKM yang berjualan di tepi jalan. “Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mengingatkan pedagang agar menjaga ketertiban sebelum tindakan penertiban dilakukan oleh pemerintah,” katanya.
Dalam sidaknya, Wabup Hj Mimik yang didampingi Kepala Satpol PP Yani Setiawan menegaskan bahwa permasalahan PKL bukan hanya tugas Satpol PP atau pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab bersama.“Kami ingin melihat langsung kondisi di sini. Ini bukan hanya tugas bupati/wabup atau Satpol PP, tapi tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.


Selama kunjungan, Wabup Hj Mimik berdialog dengan pedagang yang sudah lama berjualan di kawasan tersebut. Ia mengimbau mereka untuk menertibkan diri demi kenyamanan dan keindahan kota.“Lebih baik menertibkan diri sebelum ditertibkan. Saya juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keteraturan lingkungan,” tambahnya.

Wabup Hj Mimik Idayana menegaskan bahwa pemerintah akan menggelar diskusi lebih lanjut untuk mencari solusi terbaik dalam menata PKL di kawasan TPI tanpa mengabaikan kepentingan umum.“Harus ada solusi yang adil. Ketertiban tetap diutamakan, tetapi kita juga harus melihat berbagai aspek lainnya terutama keberlangsungan hidup pelaku UMKM, kami akan cari lokasi yang strategis dan mereka kita kasih stan yang memadai untuk jualan,” tutupnya. Selain sidak, Wabup Hj Mimik Idayana membagikan sembako dan uang pada tukang parkir serta warga lain yang membutuhkan. Pr



