• Pasang Iklan
Sabtu, 2 Mei 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Daerah

Paseban Agung ‘Sunyoruri’ Klakah Jadi Situs Budaya

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
29 Juni 2025
in Daerah
0
Paseban Agung ‘Sunyoruri’ Klakah Jadi Situs Budaya
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Lumajang – Berawal dari didirikannya sebuah sanggar pamujan pada tanggal 20 Agustus 1964 kini berdiri Paseban Agung “Sunyoruri” di Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Sejak 12 Desember 2019, Administratur/KKPH Perhutani Probolinggo, Imam Suyuti, S. Hut, sudah menetapkan lokasi tempat para spritualis se Indonesia untuk bertemu itu sebagai Situs Budaya baru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sanggar Pamujan “Sunyoruri” itu didirikan oleh Siritualis Tjitro Sridono Sasmito. Mbah Tjitro saat samadi di Alas Ketonggo Ngawi mengaku dapat perintah untuk membuat sanggar pamujan di lereng Gunung Lamongan.

Sri Yuni Pujiasih dan Hargo Yuwono, pewaris Paseban Agung “Sunyoruri”

Sebab kawasan itu punya nilai budaya dan spiritual yang tinggi. Ir. Hargo Yuwono, salah seorang putra Mbah Tjitro mengisahkan sejarah bagaimana ayahnya merintis pembangunan Paseban Agung “Sunyoruri” yang sudah tidak asing lagi bagi spritualis dari segala penjuru Nusantara. “Bangunan awalnya ya sanggar pamujan berukuran 3 x 4 meter itu. Seiring berjalannya waktu, dibuat bangunan pendukung untuk tempat para tamu berteduh, ” ujar Hargo, yang ditemui di sela-sela acara menyambut Tahun Baru Jawa 1 Suro 1959 Sama di Paseban Agung “Sunyoruri”, Jumat (27/06/2025) malam.

Mbah Tjitro lahir 20 April 1902 dan wafat Jumat Pahing 1 Juli 2016 dalam usia 114 tahun. Dari istrinya, R. Ay. yang meninggal 5 tahun sebelumnya, Mbah Tjitro dikaruniai dua anak. Yakni Hargo Yuwono dan Sri Yuni Pujiasih, SE. Sepeninggal Mbah Tjitro memang sempat menimbulkan kekhawatiran banyak pihak akan nasib Paseban Agung “Sunyoruri”.

Sebab, tempat berkumpul ribuan orang setiap 1 Suro ini berdiri di atas lahan yang termasuk dalam kawasan hutan lindung Gunung Lamongan yang luasnya 139,9 hektar. Beruntung ada dokumen bahwa Mbah Tjitro sudah mendapat ” restu” Kepala Desa Papringan dan Muspika Klakah.

Pemkab Lumajang, khususnya Dinas Pariwisata Lumajang, pun sudah sejak puluhan tahun lalu “mengawal” setiap acara yang diselenggarakan oleh Mbah Tjitro. “Saya berterima kasih kepada Perhutani yang sudah merelakan sebagian hutan lindung itu menjadi bagian resmi Paseban Agung Sunyoruri. Luasnya 5, 6 hektar. Ini boleh kami kelola tapi syaratnya tetap menjaga kelestarian lingkungan hutan lindung,” urai Hargo.

Hargo Yuwono juga berterima kasih kepada kepala desa, muspika, kelompok pecinta lingkungan hidup, Pemkab Lumajang dan para spritualis yang selama ini membersamai perjalanan dan perjuangan Mbah Tjitro.

Kini aktivitas budaya dan spiritual di Paseban Agung “Sunyoruri” dilakukan oleh putri sulung Mbah Tjitro, Sri Yuni Pujiasih, SE bersama suaminya, Djoko Purnomo. “Saya tidak tahu cara mendaftarkan situs budaya ini ke Pemkab Lumajang. Pihak kita yang mengajukan atau kita menunggu saja kebijakan Pemkab Lumajang, ” kata Djoko Purnomo saat ditanya status situs budaya yang diberikan Perhutani sejak 12 Desember 2019. yw

Previous Post

Bupati Subandi Apresiasi Generasi Muda Hafal Qur'an, Cerdas Intelektual dan Spiritual Itu Penting

Next Post

Aries Agung Paewai Jabat Lagi Ketua Umum GABSI Jatim

Next Post
Aries Agung Paewai Jabat Lagi Ketua Umum GABSI Jatim

Aries Agung Paewai Jabat Lagi Ketua Umum GABSI Jatim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In