Zonajatim.com, Sidoarjo – Pluralitas agama di Indonesia merupakan suatu keniscayaan yang harus disyukuri dan pelihara. Keberagaman ini, apabila dirawat dengan pengetahuan dan toleransi, maka akan menjadi kekayaan yang luar biasa yang jarang dimiliki oleh bangsa lain di dunia.
“Toleransi adalah kuncinya. Toleransi membimbing kita pada moderasi beragama sehingga terhindar dari fanatisme yang dapat mengarah pada fundamentalisme, radikalisme maupun ekstremisme,” tutur Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jatim Dedi Irwansa, SPd saat sosialisasi Merawat Keberagaman, Merawat Indonesia yang digelar bersama FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Sidoarjo di Fave Hotel, Sabtu malam (13/9/2025). Sosialisasi diikuti 150 anggota FKUB dan mahasiswa Unusida serta masyarakat umum.
Lebih lanjut Dedi menyampaikan, toleransi di Indonesia bukan merupakan gagasan baru. Toleransi telah diperkenalkan oleh para pendiri bangsa sejak dahulu, salah satunya tercantum dalam 5 sila pada Pancasila.“Toleransi bukanlah gagasan baru. Toleransi telah menjadi warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia yang telah hidup dan membersamai kita sejak ratusan tahun silam,” urai Dedi Irwansa dari Partai Demokrat dapil Sidoarjo ini.
Pancasila lahir dari semangat untuk mempersatukan berbagai bentuk kemajemukan di tanah air, mulai dari budaya, Bahasa, suku, etnis, hingga keberagaman agama. Oleh karena itu, Pancasila dikatakan sebagai titik temu antar berbagai latar belakang kemajemukan tersebut, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, ia pun menyampaikan, bahwa pembangunan rumah ibadah agama-agama yang berdekatan pada satu area merupakan salah satu bentuk pengamalan nilai luhur Pancasila dalam mengokohkan toleransi antarumat. Sehingga, ia berharap hal ini tidak hanya dijadikan sebagai simbol toleransi semata namun juga sebagai bentuk memperkuat sinergi lintas agama.
“Saya harapkan tidak hanya menjadi simbol toleransi dan cerminan sikap saling menghargai. Namun lebih dari itu, juga memudahkan koordinasi dan kerja sama lintas agama serta menjadi perekat persatuan bangsa,” ungkapnya.

Sementara Ketua FKUB Kabupaten Sidoarjo Idham Kholiq S Sos menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bersama anggota DPRD Jatim merupakan wujud menjaga dan merekatkan keberagaman yang ada di FKUB.
“Kerukunan yang dijalin terus oleh anggota FKUB merupakan simbol persatuan dan persahabatan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga terwujud harmoni dalam menuju kesejahteraan bersama, inilah yang terus kita lanjutkan sampai kapanpun, ” paparnya. Tm



