Zonajatim.com, Sidoarjo – Sebanyak 1000 pelajar penghafal Alquran mulai SMP hingga SMA dan SMK se Sidoarjo melakukan deklarasi Anti-Perundungan pada Minggu (25/1/2026) bertempat di pendopo Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan tersebut dilakukan sebelum kegiatan ngaji cerdas dan doa bersama menjelang peringatan Hari Jadi Sidoarjo ke-167. Sebagai penceramah ngaji cerdas yakni KH Syukron Jazilah.
Deklarasi anti-perundungan atau anti-bullying dibacakan oleh tiga pelajar perwakilan SMP, SMA dan SMK diikuti oleh seluruh pelajar penghafal Alquran. Setelah itu, perwakilan pelajar dan pejabat undangan melakukan tandatangan komitmen anti-perundungan di sebuah kain banner bertuliskan “Stop Bullying, Ciptakan Budaya Sekolah yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan”.
Nanang selalu panitia mengatakan, kegiatan deklarasi anti-perundungan ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya perundungan di kalangan pelajar, harapannya di seluruh Sekolah di Sidoarjo tidak terjadi perundungan.“Mulai detik ini, kita harus hentikan segala bentuk perundungan atau bullying, ” katanya.

Menurut Nanang, kegiatan ngaji cerdas dan doa bersama para pelajar penghafal Alquran rutin dilakukan setiap tahun. “Ini merupakan event berkumpulnya para penghafal Alquran untuk bersatu dan berdoa demi kebaikan dan kesejahteraan warga Sidoarjo,” terangnya.
Dikatakan, fenomena perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah telah menjadi perhatian serius di berbagai institusi pendidikan di seluruh dunia. Dampak negatif dari perundungan tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga mempengaruhi iklim sekolah secara keseluruhan. “Menyadari pentingnya pencegahan dan penanganan perundungan serta kekerasan sejak dini. Oleh karena itu, deklarasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan budaya sekolah yang aman dan harmonis,” lanjutnya.

Deklarasi anti bullying dilakukan, agar pelajar se Sidoarjo tidak ada siswa yang melakukan aksi atau menjadi korban bullying. “Deklarasi ini dilaksanakan atas kesadaran siswa untuk tidak melakukan aksi bullying. Pasalnya, aksi bullying tidak dibenarkan oleh sekolah ataupun di dunia pendidikan, ” tambah Kadinas Pendidikan Sidoarjo DR Tirto Adi yang ikut tandatangan deklarasi Anti Bullying. Pr



