Zonajatim.com, Sidoarjo – Setelah empat hari dibuka, rangkaian kegiatan Tanggulangin Fair Tahun 2026 resmi ditutup Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, di Aula BPIPI Tanggulangin, Minggu (8/2/2026). Penutupan pameran yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 tersebut berlangsung semarak dan penuh kebersamaan.
Prosesi penutupan diawali dengan konvoi kendaraan klasik Volkswagen (VW) dan Vespa yang melibatkan berbagai komunitas otomotif dari Sidoarjo dan sekitarnya. Konvoi yang dipimpin Wabup Mimik Idayana dimulai sekitar pukul 10.00 WIB diberangkatkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki dengan titik start di Monumen Jayandaru, dan disambut antusias oleh masyarakat di sepanjang rute yang dilalui.


Adapun rute konvoi meliputi Monumen Jayandaru – Pucang – Masjid Agung Sidoarjo – Jalan Wates – Jalan Thamrin – Jalan Gajah Mada – Jalan Mojopahit – Jalan Raya Candi – Kludan, hingga berakhir di Pasar Wisata Tanggulangin sebagai titik finis.
Konvoi VW dan Vespa tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan pelaku UMKM dalam mempromosikan potensi ekonomi lokal. Khususnya, produk kulit khas Tanggulangin yang telah dikenal hingga pasar internasional kembali diperkenalkan kepada publik yang lebih luas.

Usai rangkaian konvoi, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana menghadiri penutupan resmi Tanggulangin Fair 2026 di Aula BPIPI Tanggulangin. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki, Kepala Dinas Perdagangan Widiyantoro Basuki, Kepala Badan Kepegawaian Daerah H. Ahmad Misbahul Munir, serta jajaran Forkopimka Tanggulangin.
Wabup Mimik Idayana langsung keliling stan dan memborong sejumlah produk tas kulit perajin UMKM Tanggulangin yang dikunjungi. “Saya mengapresiasi produk asli Tanggulangin harus kita beli, makanya saya berharap masyarakat Sidoarjo tidak segan membeli produk tas asli Tanggulangin yang kualitas sangat baik,” pinta Wabup Mak Mimik.


Ketua Scooter Club Sidoarjo, Umar Farouk, mengatakan keterlibatan komunitas Vespa dan VW dalam Tanggulangin Fair 2026 dilandasi semangat untuk berkontribusi nyata dalam memajukan daerah, terutama sektor UMKM.“Komunitas ini awalnya kami bentuk untuk membantu memajukan kota sendiri, khususnya UMKM Tanggulangin. Produk kulit seperti tas dan sepatu sebenarnya sudah go internasional, tetapi belum banyak warga Sidoarjo yang mengetahuinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, komunitas otomotif memiliki potensi besar sebagai media promosi UMKM. Di Sidoarjo, satu klub Vespa dapat memiliki lebih dari 100 anggota, sementara jumlah komunitas Vespa yang aktif mencapai lebih dari 20 klub.“Ini potensi besar. Kami ingin komunitas tidak hanya riding atau nongkrong, tetapi juga memberi manfaat nyata dengan ikut mendorong UMKM,” imbuhnya.Dalam Tanggulangin Fair 2026, tercatat sekitar 55 pelaku UMKM turut ambil bagian dan seluruhnya difasilitasi secara gratis oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan UMKM Tanggulangin kepada jejaring komunitas Vespa dan VW, termasuk peserta dari Surabaya dan daerah lainnya.Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk membangun citra positif komunitas otomotif di tengah masyarakat.“Kami terus mengedukasi anggota bahwa komunitas Vespa bukan berandalan jalanan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa komunitas Vespa bisa tertib, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Umar. Pr



