Zonajatim.com, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menegaskan agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Sidoarjo segera melakukan perbaikan terhadap jalan berlubang di wilayah Kecamatan Porong yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Penegasan tersebut disampaikan saat Wabup Mimik lihat langsung kondisi jalan rusak di Desa Pamotan, Desa Wunut dan Desa Candipari, Selasa (24/2/2026), usai menyalurkan bantuan kursi roda dan tongkat medis kepada warga penerima manfaat.
Di lokasi, Wabup Mimik melihat sendiri kubangan cukup besar di tengah badan jalan yang dipenuhi genangan air hujan.
Lubang yang tertutup air tersebut berpotensi mengecoh pengendara, terutama roda dua, karena kedalamannya tidak terlihat secara kasat mata.

Didampingi Camat Porong Feri P dan Kepala Desa Candipari, Wabup Mimik tampak berdiri di tepi kubangan sambil mengamati kondisi aspal yang mulai mengelupas dan melebar akibat tergerus air. Camat Porong Feri P begitu ditanya Wabup Mimik menyatakan perbaikan jalan lubang dikerjakan hari ini dan sudah koordinasi dengan PU Bina Marga. Wabup Mimik Idayana langsung telepon Kadis Bina Marga Machmud soal jalan rusak di Desa Wunut dan Candipari.
“Kita minta Dinas PU Bina Marga segera turun tangan sekarang. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, tingginya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu faktor yang memperparah kerusakan jalan. Genangan air yang terus-menerus mempercepat pelapukan aspal dan memperbesar lubang yang sebelumnya kecil.
Ia menilai, jika tidak segera ditangani, kerusakan tersebut dapat semakin meluas dan membahayakan aktivitas warga, terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat berangkat dan pulang bekerja maupun anak-anak menuju sekolah.
“Minimal segera dilakukan penanganan darurat. Jangan dibiarkan terlalu lama karena ini akses utama warga,” ujarnya.
Wabup Hj Mimik Idayana juga menekankan pentingnya respons cepat dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga kualitas infrastruktur, terutama di musim penghujan yang rawan kerusakan jalan.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik jalan rusak agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah dan menimbulkan risiko kecelakaan.
Dengan langkah percepatan perbaikan, diharapkan aksesibilitas masyarakat tetap terjaga serta potensi kecelakaan akibat jalan berlubang dapat dicegah sedini mungkin. Tr



