• Pasang Iklan
Rabu, 3 Juni 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Daerah

Video Dugaan SPPG Desa Temu Bagikan Lele Diduga Mentah Saat Ramadan Viral, Manajemen Bantah dan Klaim Sudah Sesuai SOP

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
28 Februari 2026
in Daerah
0
Video Dugaan SPPG Desa Temu Bagikan Lele Diduga Mentah Saat Ramadan Viral, Manajemen Bantah dan Klaim Sudah Sesuai SOP
0
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

*JCW: Kami Banyak Pengaduan SPPG

Zonajatim.com, Sidoarjo – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sejumlah video di TikTok yang mengulas dugaan proses pengolahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Desa Temu.

Dalam video tersebut, terlihat proses pencucian ikan yang diduga tidak menggunakan air mengalir serta tampilan ikan dalam pengepakan yang dinilai masih mentah.Video lain yang beredar juga menyebutkan makanan tersebut telah dibagikan kepada murid.

Aduan dari salah satu wali murid TK memperkuat sorotan publik, setelah ia mengunggah video yang menunjukkan kondisi makanan yang diterima anaknya. Peristiwa ini disebut terjadi pada hari kedua Ramadan, Jumat (20/2).

Dari hasil penelusuran dan konfirmasi awak media, H Kayan owner SPPG Desa Temu menyampaikan bahwa video yang beredar telah diklarifikasi oleh pihak pembuatnya, Jumat malam (27/2/2026).“Yang bikin video sudah klarifikasi juga,” tulis Kayan.

Proses pengepakan menu MGB di SPPG Desa Temu

Ia menegaskan bahwa menu yang dibagikan kepada siswa bukan hanya ikan lele sebagaimana tergambar dalam video viral tersebut. Menurutnya, menu lengkap yang disediakan pada hari itu meliputi:-Lele marinasi-Roti-Buah naga-Sari kacang hijau-Susu-Kurma-Jambu.

“Di setiap hari dapur mengeluarkan menu lengkap. Yang di video hanya ikannya saja, seolah-olah dapur hanya membagikan ikan lele saja. Saya pastikan sudah sesuai dan merupakan salah satu dapur yang memiliki standar di atas rata-rata,” tegasnya.

Wahyu Sejati Setya Wardhana

Sementara itu, Wahyu Sejati Setya Wardhana kepala SPPG Desa Temu juga menayangkan daftar menu lengkap melalui akun media sosial resmi mereka sebagai bentuk klarifikasi kepada publik. “Kami memberikan menu sesuai perintah dari BGN, bahwa untuk bulan puasa menu diberikan makanan ikan dan daging yang sudah marinasi sehingga bisa dimasak atau digoreng saat sore jelang buka puasa, dan ini sudah kita sosialisasi ke sekolah dan wali murid, ” katanya, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Wahyu, pihak pembikin video sudah menemui dirinya pagi tadi dan meminta maaf atas penayangan ke medsos karena dia tak tahu kalau ikan lele yang kita bagikan bukan ikan mentah tapi sudah di marinasi atau di kasih bumbu untuk siap dimasak atau digoreng. “Yang bersangkutan sudah minta maaf ke kami karena kesalahanfahaman dan salah dalam menyikapi dan kita simpulkan masalah sudah clear, ” ujar Wahyu.

Pembuat video saat temui Wahyu dan meminta maaf

Kontroversi ini pun mengundang perhatian berbagai pihak. Dari lembaga pemantau kebijakan publik, Java Corruption Watch (JCW), Sigit Imam Basuki memberikan pernyataan tegas.

Lele ukep

Sigit menilai program MBG merupakan bagian dari kebijakan nasional yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.”Kami mendapatkan banyak pengaduan dari masyarakat mengenai SPPG dibeberapa wilayah Sidoarjo diantara nya dari kecamatan Prambon, Tarik, Krian, Porong, Candi rata rata terindikasi kurang memenuhi kriteria dan tidak sesuai foto yang ditayangkan, Ini program Presiden Prabowo Subianto untuk mencerdaskan dan meningkatkan gizi anak bangsa. Jangan dibikin main-main atau dikorupsi. Kerjakan sesuai standar harga ,semua sudah diperhitungkan pagu nya,SPPG sudah untung dan pemerintah sudah memberikan arahan-arahan yang harus dipatuhi sesuai SOP,kalau memang tidak sesuai SOP ganti Ahli Gizi maupun Kepala Dapur nya,” tegas Ketua JCW.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, khususnya di jenjang PAUD hingga sekolah dasar. Bk

Tags: Desa temuKeluhanSPPG
Previous Post

Polsek Gedangan Bagi Takjil Ramadhan, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Next Post

Polsek Waru Berbagi Takjil Gratis, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Next Post
Polsek Waru Berbagi Takjil Gratis, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Polsek Waru Berbagi Takjil Gratis, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In