Zonajatim.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi dijadwalkan membagikan takjil ke masyarakat, Kamis (5/3/2026) di Alun-alun Monumen Jayandaru. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengeluarkan surat resmi meminta partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan pembagian takjil menuai sorotan tajam.
Surat bernomor 400/3152/438.1.1.2/2026 tanggal 4 Maret 2026 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, berisi permohonan agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo turut menyumbangkan takjil dalam kegiatan tersebut.
Dalam surat itu disebutkan setiap ASN diminta berpartisipasi dengan memberikan minimal 10 bungkus takjil. Setiap bungkus takjil berisi sedikitnya dua jenis kue dan satu gelas air mineral. Seluruh partisipasi tersebut diminta dikumpulkan di lokasi kegiatan paling lambat pada hari pelaksanaan sebelum pukul 16.00.
Keluarnya surat itu langsung mendapat kritik dari Ketua Umum Java Corruption Watch (JCW) Sigit Imam Basuki, ST yang menilai permohonan tersebut terkesan janggal dan berpotensi menimbulkan beban tersendiri bagi ASN.“Ini sesuatu yang aneh. Sekilas memang hanya dua kue dan satu air mineral. Tapi kalau dikalikan sekitar 15 ribu ASN, jumlahnya bisa sangat besar,” kata Sigit saat dimintai tanggapan, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, kegiatan sosial seperti pembagian takjil seharusnya tidak perlu melibatkan permintaan kontribusi dari aparatur negara, apalagi jika dilakukan secara masif.
Sigit juga mempertanyakan urgensi permintaan tersebut jika kegiatan pembagian takjil hanya membutuhkan konsumsi dalam jumlah terbatas.“Berapa sebenarnya kebutuhan takjil untuk kegiatan itu? Mengapa sampai harus meminta partisipasi dari seluruh ASN?” ujarnya.
Ia bahkan menyindir kondisi tersebut dengan menyinggung citra kepemimpinan daerah yang selama ini dikenal memiliki kemampuan finansial kuat.“Apalagi selama ini Bupati sering disebut sebagai salah satu kepala daerah yang paling kaya di Jatim. Mestinya kegiatan sosial seperti ini bisa dibiayai tanpa harus meminta kontribusi dari ASN,” tambahnya.
Sigit menduga Bupati Sidoarjo Subandi kemungkinan akan hadir langsung dalam kegiatan pembagian takjil tersebut. Ia menyebut terbitnya surat tersebut tidak lepas dari arahan pimpinan daerah.“Insyaallah Bupati Subandi akan hadir. Karena kalau melihat konteksnya, terbitnya surat ini tentu tidak lepas dari perintah beliau,” pungkasnya. Bk



