• Pasang Iklan
Rabu, 17 Juni 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home advertorial

Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo Intensifkan Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
7 Maret 2026
in advertorial
0
Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo Intensifkan Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Sidoarjo – Guna memastikan stabilitas harga bahan pokok atau pangan menjelang Lebaran, Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo siap melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara intensif ke Pasar baik tradisonal dan modern.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, Bambang Pujianto, S Sos, MSi mengatakan sidak ini bertujuan untuk memantau langsung fluktuasi harga kebutuhan pokok atau pangan di lapangan. Mengingat kondisi ekonomi yang sulit diprediksi, Komisi B ingin memastikan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan harga-harga tetap dalam jangkauan yang wajar.

“Kami ingin memastikan stok pangan aman dan harga tidak melonjak terlalu tajam. Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, fluktuasi harga harus terus kita pantau agar tetap terjangkau oleh kantong masyarakat,” ujar Bambang Pujianto politisi asal Candi ini.

Komisi B akan mengintensifkan sidak pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 Hijriah. Upaya ini dilakukan untuk menekan laju kenaikan harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto

Pemantauan dilakukan di pasar tradisional hingga toko modern, seperti di Pasar Krian, Pasar Porong, Pasar Larangan, Ramayana Mall, Lippo Mall distributor beras, serta swalayan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas harga menjelang lebaran.

Bambang mengatakan bahwa pengawasan dan pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. “Menjelang lebaran Idul Fitri, Komisi B fokus melakukan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok penting, sekaligus memastikan keamanan pangan. Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak menahan pasokan maupun melakukan penimbunan,” katanya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan secara dinamis. Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo H.Bambang Pujianto S.Sos menyebutkan, kebutuhan pokok seperti harga daging ayam broiler / ras, serta harga daging sapi , terbilang masih diharga HET.

Begitu juga dengan harga cabai, juga terpantau masih di bawah HET. Karenanya, untuk menjaga agar stabilitas harga kebutuhan bahan pokok ini tetap sesuai aturan HET yang sudah ditetapkan, ketua Komisi B DPRD Sidoarjo ini akan terus melihat perkembangan harga tiap harinya.

Komisi B siap secara intensif sidak ke pasar yang ada, agar tidak ada permainan harga sembako jelang lebaran tahun ini.“Kita akan jaga pergerakan harga agar tetap stabil hingga lebaran nanti. Tentu saja kordinasi dengan dinas perdagangan akan juga kita terus masifkan,” ungkap politisi Partai Gerindra ini, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas pangan relatif stabil dengan adanya penyesuaian pada beberapa jenis, seperti cabai, bawang merah, telur ayam, dan ayam ras. Cabai mencatat penyesuaian harga paling terlihat, dari kisaran Rp40.000 menjadi sekitar Rp80.000–Rp85.000 per kilogram dalam dua pekan terakhir. Sementara bawang merah dan telur ayam masing-masing mengalami kenaikan terbatas, yakni sekitar Rp5.000 dan Rp3.000 ribu per kilogram.

Meski demikian, ia memastikan bahwa secara umum ketersediaan bahan pangan di Sidoarjo masih dalam kondisi aman. Ia menjelaskan, kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh faktor cuaca di daerah penghasil, khususnya curah hujan tinggi yang menyebabkan banyak tanaman rusak dan membusuk.“Untuk cabai memang agak sulit dikendalikan karena dipengaruhi cuaca. Tapi berdasarkan informasi dari Kementerian Pertanian, pada Maret nanti diperkirakan akan ada panen raya secara nasional, termasuk di Jawa Timur, sehingga diharapkan harga bisa kembali stabil,” ujarnya.

Komisi B DPRD Sidoarjo juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan ketersediaan stok pangan dan menjaga stabilitas harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjelang Lebaran 2026.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kab Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, SE mengatakan momentum hari besar Idul Fitri dipastikan meningkatkan permintaan sembako di pasaran, yang berpotensi mendorong kenaikan harga.”Sebentar lagi ada momen besar lebaran. Permintaan pasti meningkat dan dampaknya harga bisa ikut terkerek naik,” ujar Kusumo Adi Nugroho, Selasa (3/3/2026).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho

Politisi asal PDIP ini menegaskan Komisi B yang membidangi ekonomi akan melakukan pengawasan dan sidak intensif bersama Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Hal itu dilakukan agar harga bahan pokok tetap terkendali dan tidak melonjak tajam.

Pihaknya juga mengingatkan perlunya diantisipasi adalah munculnya isu-isu terkait stok terbatas yang bisa memicu kepanikan di tengah masyarakat. “Yang dikhawatirkan itu isu-isu stok terbatas sehingga harga pangan bisa naik tinggi karena kepanikan masyarakat,” tambahnya.

Kusumo Adi Nugroho mengapresiasi langkah pemkab yang rutin menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM). Menurutnya, program ini tidak hanya dilakukan menjelang lebaran, tetapi hampir setiap bulan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. “Kenaikan harga bahan pokok kerap dipicu praktik penimbunan, termasuk permainan tengkulak yang langsung menghadang petani maupun peternak saat panen,” terangnya.

Pihaknya mendorong agar Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memantau mata rantai distribusi bahan pokok secara ketat. “Perlu pengawasan distribusi, jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

Kusumo juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying selama Ramadan. Ia menekankan pentingnya belanja secara bijak agar tidak memicu lonjakan harga di pasar. “Seluruh unsur Forkopimda Sidoarjo perlu terus bersinergi menjaga stabilitas harga dan memastikan stok pangan aman hingga menjelang Lebaran 2026. Demi kebutuhan masyarakat selama Lebaran tahun 2026, semua pihak harus kompak menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok,” pungkasnya.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Supriyono SH memastikan dewan akan intensif turun ke lapangan guna memantau harga kebutuhan pokok jelang lebaran. Ia menyarankan beberapa hal kepada Pemkab Sidoarjo untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.

Hal ini dilakukan karena momentum menjelang Lebaran Idul Fitri dikhawatirkan bakal membuat harga bahan pokok menjadi tidak stabil dan ketersediaannya menjadi berkurang.Supriyono mengapresiasi atas aksi-aksi yang telah dilakukan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) selama ini. “Sebenarnya ini kegiatan rutin yang sering terjadi beberapa kali dalam setahun seperti pada Idulfitri dan hari-hari besar keagamaan lainnya,” katanya.

Menurut Supriyono dari Partai Gerindra, yang tidak kalah penting adalah dinas terkait juga harus terus memastikan fluktuasi harga. Sebab sudah menjadi hukum ekonomi jika permintaan meningkat otomatis harga juga ikut naik.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Supriyono

Adapun cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin menggelar sidak seperti yang sudah pernah dilakukan sebelumnya untuk melihat ketercukupan stok. “Pemda juga harus mengambil peran untuk mengedukasi masyarakat agar tidak panic buying sehingga kenaikan harga tidak akan bergerak dengan sendirinya,” ujarnya.

Komisi B DPRD Sidoarjo berencana akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara intensif ke sejumlah pasar dalam rangka melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap mencukupi saat kebutuhan masyarakat meningkat.”Setiap menjelang Lebaran pasti kita lakukan sidak pangan. Nanti diatur setelah rapat komisi, karena masing-masing komisi punya fokus pengawasan yang berbeda,” ujar Sullamul Hadi Nurmawan selaku Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo.

Komisi B akan memprioritaskan pengawasan di pasar-pasar tradisional. Beberapa lokasi yang akan menjadi perhatian utama antara lain Pasar tradisional dan modern. “Fokus kita ke pasar-pasar. Kita ingin melihat kesiapan pasar, terutama setelah proses-proses sebelumnya, dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran,” kata politikus PKB tersebut.

Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan

Ia menilai, kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi menjelang lebaran seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat. Selain itu, faktor cuaca ekstrem yang tengah terjadi juga dinilai berpengaruh terhadap produksi dan distribusi pangan.

“Hukum permintaan dan penawaran pasti berlaku. Ketika kebutuhan meningkat sementara pasokan terbatas, harga bisa naik. Faktor cuaca juga bisa memengaruhi hasil panen. Kita masih punya waktu untuk menyusun langkah-langkah antisipasi agar harga dan pasokan tetap terjaga,” pungkasnya. Sp/adv

Previous Post

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H

Next Post

Kerusakan Jalan Lingkar Timur Mulai Diperbaiki

Next Post
Kerusakan Jalan Lingkar Timur Mulai Diperbaiki

Kerusakan Jalan Lingkar Timur Mulai Diperbaiki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In