• Pasang Iklan
Minggu, 10 Mei 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Politik

Penolakan Subandi Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Menguat, Kursi Turun hingga Isu Loyalitas Jadi Sorotan

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
20 Maret 2026
in Politik
0
Penolakan Subandi Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Menguat, Kursi Turun hingga Isu Loyalitas Jadi Sorotan
0
SHARES
166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Sidoarjo – Bursa Ketua DPC PKB Sidoarjo mulai memanas. Wacana kembalinya Bupati Sidoarjo Subandi, ke kursi pucuk pimpinan partai justru memicu gelombang penolakan dari internal sendiri.

Alih-alih mendapat dukungan penuh, kritik keras datang dari Ketua DPC Perempuan Bangsa Sidoarjo, Hj Machmudatul Fatchiyah atau yang akrab disapa Neng Mafa. Ia mempertanyakan secara terbuka rekam jejak kepemimpinan Subandi selama satu periode sebelumnya.

Bagi Neng Mafa, ukuran keberhasilan pemimpin partai bukan sekadar jabatan, melainkan capaian nyata. Ia menilai, justru di era Subandi, performa PKB Sidoarjo mengalami penurunan.

“Kalau bicara prestasi, apa yang bisa ditunjukkan? Faktanya kursi kita turun di Pemilu 2024,” tegasnya.

Tak hanya soal elektoral, ia juga menyinggung arah penggunaan sumber daya partai yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan kolektif. Bahkan, muncul dugaan bahwa kekuatan partai lebih banyak digunakan untuk kepentingan keluarga.

Selain itu, absennya “warisan” konkret juga menjadi sorotan. Hingga kini, PKB Sidoarjo disebut belum memiliki kantor sekretariat sendiri dan masih bergantung pada fasilitas milik NU.

Kritik terhadap Subandi tidak berhenti di urusan partai. Gaya kepemimpinannya sebagai Bupati Sidoarjo ikut disorot. Relasi yang dinilai tidak harmonis dengan wakilnya selama setahun terakhir dianggap sebagai cerminan lemahnya manajemen kepemimpinan.

“Memimpin pemerintahan saja belum bisa solid, bagaimana mau memimpin partai?” sindir Neng Mafa.

Situasi makin panas ketika muncul dukungan dari sejumlah PAC yang mendorong kembalinya Subandi. Namun, dukungan ini justru memantik kecurigaan.

Neng Mafa menduga, sebagian penggerak berasal dari pihak yang tidak patuh terhadap instruksi partai pada Pilkada 2024 lalu. Ia pun mendesak DPP PKB untuk bertindak tegas.

“Kalau pelanggaran dibiarkan, kaderisasi dan aturan partai hanya jadi formalitas,” ujarnya.

Penolakan juga datang dari tingkat kecamatan. Ketua DPAC PKB Sedati, Syamsul Hadi, mengingatkan bahwa Subandi secara organisatoris sudah bukan kader PKB.

“Sejak maju di Pilkada 2024, beliau sudah dikeluarkan. Artinya, secara administratif dan ideologis bukan lagi bagian dari PKB,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa penolakan bukan sekadar persoalan suka atau tidak, tetapi juga menyangkut legitimasi.

Di tengah polemik tersebut, muncul dorongan agar kursi Ketua DPC diberikan kepada kader internal yang dinilai loyal dan telah teruji.

Syamsul bahkan mengingatkan masa-masa sulit PKB pada 2006–2009, ketika konflik internal membuat perolehan kursi anjlok. Namun, kader militan tetap bertahan dan menjaga garis perjuangan partai.

“Mereka yang tetap tegak saat partai terpuruk, itulah yang layak memimpin,” ujarnya.

Sejumlah nama pun mulai mencuat sebagai alternatif. Mulai dari figur senior hingga kader muda, semuanya disebut memiliki rekam jejak panjang di partai.

Di antaranya Abah Usman , Cak Nasih , Kaji Reza , Cak Dhomroni, Mbak Anik Maslachah, Bu Ainun Jariyah, hingga Achmad Amir Aslichin (Mas I’in). Mereka dinilai representasi kader “asli” yang tumbuh dan berproses dari dalam tubuh PKB.

Syamsul juga memberi peringatan keras agar PKB tidak kembali memberi ruang bagi figur yang loyalitasnya belum teruji.

“Kita tidak mau PKB hanya jadi tempat numpang tenar. Setelah sukses, partai dilupakan,” tegasnya. Bk

Tags: PKB SidoarjoSubandi pimpin PKBTolak
Previous Post

Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

Next Post

Polsek Balongbendo Terima Penitipan Kendaraan Pemudik, Warga Diimbau Mudik dengan Tenang

Next Post
Polsek Balongbendo Terima Penitipan Kendaraan Pemudik, Warga Diimbau Mudik dengan Tenang

Polsek Balongbendo Terima Penitipan Kendaraan Pemudik, Warga Diimbau Mudik dengan Tenang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In