Zonajatim.com, Jakarta – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) meluncurkan tema dan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dengan mengusung tema “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”.
Hal ini sekaligus penegasan penguatan literasi nasional di tengah dinamika era digital.
Peluncuran dilakukan dalam taklimat media di Jakarta, Senin (13/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Perpusnas yang puncaknya akan digelar pada 17 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Buku Nasional.
Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, menyampaikan bahwa tema tersebut mencerminkan komitmen lembaga dalam mendorong pengelolaan pengetahuan secara berkelanjutan guna membentuk masyarakat yang cerdas dan bermartabat.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kritis dan berdaya saing,” ujarnya.
Perkuat Akses dan Layanan
Perpusnas menegaskan bahwa peluncuran tema dan logo ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi arah strategis dalam memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan masyarakat.
Di tengah kebijakan efisiensi, Perpusnas memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, baik melalui layanan fisik maupun digital.
Upaya tersebut dilakukan melalui penajaman prioritas program dan peningkatan kualitas layanan, termasuk penguatan akses terhadap bahan bacaan di berbagai daerah.
Program Literasi Diperluas
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perpusnas terus memperluas berbagai program literasi yang menyasar langsung masyarakat. Program tersebut antara lain:
- Relawan Literasi Masyarakat
- Bantuan Bahan Bacaan Bermutu
- Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi
- Pengembangan perpustakaan di sekolah dan komunitas
Program-program ini ditujukan untuk memperluas akses pengetahuan serta mendorong tumbuhnya budaya baca di berbagai lapisan masyarakat.
Logo Simbol Akses dan Pertumbuhan
Logo HUT ke-46 Perpusnas merepresentasikan harmoni pengetahuan dan keterbukaan akses informasi. Bentuk buku terbuka menjadi simbol inklusivitas, sementara warna biru dan hijau mencerminkan kepercayaan, pertumbuhan, dan keberlanjutan.
Logo karya Prakas Agrestian, pemenang lomba desain HUT ke-46 Perpusnas, mengintegrasikan ikon pensil sebagai simbol menulis dan berbagi pengetahuan.
“Ikon buku terbuka sebagai pusat pengetahuan sekaligus momentum Hari Buku Nasional, ikon tunas yang melambangkan semangat tumbuh berkelanjutan, serta garis tegas di angka 4 dan garis melengkung di angka 6 yang menandakan ketegasan sekaligus adaptivitas,” terangnya.
“Warna dominan biru, hijau, dan abu-abu dipilih untuk mempresentasikan komitmen, keberlanjutan, dan kedewasaan,” tambahnya.
Angka 46 melambangkan konsistensi Perpusnas dalam membangun budaya literasi nasional.
Literasi sebagai Fondasi Bangsa
Perpusnas menegaskan bahwa penguatan literasi merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Melalui peringatan HUT ke-46 ini, Perpusnas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat pengetahuan dan memperkuat literasi sebagai jalan menuju bangsa yang bermartabat. Jok




