Zonajatim.com, Sidoarjo – Peduli dengan staf yang sudah menjaga rumah dinas, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, SAP melakukan takziah ke rumah duka almarhum M Saiful Anas (46), staf Satpol PP yang menjaga rumah dinas wabup. Wabup Mimik melayat di rumah almarhum di perumahan Kahuripan Nirwana, Kecamatan Kota Sidoarjo, Senin (27/4/2026).
Kedatangan Wakil Bupati Mimik Idayana yang didampingi Camat Kota Sidoarjo Azis Muslim disambut langsung oleh Ny Ana istri almarhum serta keluarga besar yang tengah berduka. Suasana haru menyelimuti rumah duka saat rombongan tiba dan menyampaikan belasungkawa.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Mimik Idayana menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum. Ia juga memberikan penguatan kepada keluarga agar tetap tabah dan ikhlas menghadapi cobaan.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan, saya sangat berduka, almarhum sudah setahun menjaga rumah dinas, ” ujar Wabup Mimik.
Selain itu, ia turut mendoakan agar seluruh amal ibadah dan kebaikan almarhum diterima di sisi Allah SWT, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Kunjungan takziah ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap staf yang meninggal dunia karena sakit.
Pihak keluarga yang diwakili Ny Maya adik almarhum menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Mimik yang telah memberikan dukungan moril secara langsung di tengah suasana duka.
Adik almarhum, Ny Maya, mengungkapkan bahwa sejak kakaknya didiagnosis menderita penyakit serius, Wabup Mimik Idayana telah menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap kondisi almarhum.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bu Wabup yang sangat perhatian kepada kakak saya, sebagai anggota Satpol PP Sidoarjo yang selama ini berdinas menjaga rumah dinas beliau,” ujar Maya.
Hal sama disampaikan oleh istri almarhum, Ny Ana. Ia menuturkan bahwa perhatian Wabup Mimik sudah dirasakan sejak awal proses pengobatan hingga akhir hayat almarhum.
“Sejak didiagnosa mengalami sakit ginjal, Bu Wabup selalu membantu kami. Mulai dari mencarikan kamar rumah sakit, pengurusan BPJS, hingga di detik-detik terakhir membantu penyediaan ambulans sampai ke tempat persemayaman. Semua proses administrasi berjalan sangat cepat,” ungkap Ana dengan mata berkaca-kaca. Pr



