Zonajatim.com, Sidoarjo – Hubungan Partai Nasdem dan PDIP Sidoarjo bakal memanas. Ini setelah seorang srikandi Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Sidoarjo Ismani yang mantan caleg dapil Taman-Sukodono Pemilu 2024 resmi menyeberang ke PDI Perjuangan (PDIP).
Langkah politik Ismani yang mantan Kades Suruh Kec Sukodono tergolong senyap. Usai tidak terpilih dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 lalu, dia jarang muncul di pentas politik. Namun, setelah pemilu 2024, namanya kembali muncul dalam jajaran pengurus PDIP Sidoarjo, bersamaan dengan persiapan Pemilu 2029. Ismani muncul dalam kegiatan pelantikan PAC PDIP Sidoarjo di Fave Hotel, Senin (18/5/2026) dengan jabatan wakil ketua PAC PDIP Sukodono.

Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo Raymond Tara Wahyudi membenarkan bergabungnya Ismani sebagai pengurus PAC Sukodono. “Pertama, dari sisi kapasitas beliau sudah berpengalaman, pernah duduk sebagai kades dan punya basis kuat di masyarakat. Kedua, ada kedekatan emosional dengan pimpinan PAC Sukodono, yang kita lakukan tidak melanggar, karena nama dia tidak muncul dalam SIPOL partai lain, ini biasa dalam dinamika politik, ” ujar Raymond Tara, Senin (18/5/2026) usai pelantikan seluruh PAC PDIP Sidoarjo di Fave Hotel.

Menurut Raymond Tara, bergabungnya Ismani juga menjadi bagian dari penguatan kader perempuan di PDIP, baik di jajaran pengurus. “Kita harapkan kehadiran beliau bisa ikut mendongkrak suara di wilayah basisnya, terutama di tingkat Sukodono, ” imbuhnya.
Sementara Ismani mengaku keputusan bergabung dengan PDIP merupakan langkah yang dijalani dengan hati. Dia menyebut kedekatan personal dengan sejumlah kader senior membuat dirinya mantap menempuh jalan politik baru.“Saya pindah ini karena kecewa dengan kepemimpinan Nasdem yang tidak komit. Saya ingin belajar lagi bersama PDI Perjuangan ya jadi jalanin saja dulu, yang penting sehat,” ujarnya dengan nada santai dan mengaku sudah menyatakan mundur dari Nasdem.

Ismani juga menyampaikan terima kasih kepada Partai NasDem yang telah membesarkan namanya. “Saya tidak punya permintaan khusus bergabung di PDI Perjuangan. Yang penting bisa berproses dan terus belajar. Saya juga bersyukur karena diterima dengan baik di PDIP,” ungkap politisi asal Desa Suruh Kecamatan Sukodono ini.
Sementara itu dalam struktur kepengurusan DPC PDI Perjuangan rata-rata masih diisi oleh kader lama. Ada beberapa nama baru yang muncul. Bl


