Zonajatim.com, Sidoarjo – DPD PAN Sidoarjo mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam merencanakan pembangunan Flyover atau jalan layang di perempatan Gedangan.
Pemkab Sidoarjo juga sudah menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar pada APBD 2026 untuk dialokasikan pembebasan lahan pembangunan proyek tersebut.
“Kami mendukung program pembangunan Jalan Flyover Gedangan sebab pembangunan Flyover ini untuk menghindari kemacetan dan memudahkan transportasi warga yang lewat disana,” ujar Ketua DPD PAN Sidoarjo H Khulaim Junaidi, kemarin.
Khulaim Junaidi juga menyebut dengan adanya pembangunan Flyover ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Gedangan, terutama sekitar perempatan.
“Kami memberikan apresiasi sedalam-dalamnya kepada DPR RI yang sudah menganggarkan APBN untuk pembangunan Flyover Gedangan, ” tambah Khulaim Junaidi yang mantan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo.
Menurut Khulaim Junaidi bahwa Flayover Gedangan untuk anggaran 2027 sudah dimasukkan DPR RI, tolong Pemda segera pembebasan lahan jangan sampai tertunda lagi karena belum bisa membebaskan.
“Malu Pemda kalau bantuan pusat tidak bisa diserap karena alasan pembebasan. Jangan sampai Pemda berhitung untung rugi untuk harga pembebasan lahan, karena kondisi kemacetan di Gedangan sangat krodit dan merugikan perusahaan, pengusaha dan warga disekitarnya. Warga yang punya lahan harus mendapat ganti untung, apalagi ada lahan masjid yang terpotong, itu berdampak pada kemakmuran masjid kalau tidak disikapi dengan arif, ” kata Khulaim Junaidi mantan Anggota DPRD Pemprov Jatim.
Sebelumnya, Bupati Subandi telah sosialisasi ke warga pemilik tanah dan meninjau lokasi pembangunan flyover pada hari Senin (18/5/2026) malam.
Menurut Khulaim, proses pembebasan tanah harus terus dilakukan dengan pemilik tanah yang setuju untuk membebaskan tanahnya.
“Flyover ini akan membantu mengurai kemacetan di perempatan Gedangan yang selalu padat kendaraan,” katanya.
Dengan pembangunan flyover ini, diharapkan akan ada pengaturan lalu lintas yang lebih baik dan mengurangi kemacetan di perempatan Gedangan. Khulaim Junaidi juga meminta agar progres pembebasan lahan segera diselesaikan agar pembangunan dapat terealisasi dengan cepat.
“Kalau tidak selesai ini bahaya. Tahun ini harus selesai saya minta kepada Pemkab untuk menginformasikan ke publik agar progres pembebasan lahan sudah sekian persen, agar pembangunan terealisasi cepat,” tutupnya. Pl



