Zonajatim.com, Sidoarjo – Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga besar almarhum Bambang Riyoko, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, S.AP., hadir secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Mimik Idayana mendatangi rumah duka di Jalan Gadung Nomor 9, Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, usai kabar wafatnya politisi senior PDI Perjuangan tersebut menyebar luas di kalangan masyarakat dan insan politik.

Kehadiran pemimpin perempuan Kabupaten Sidoarjo itu disambut hangat oleh keluarga besar almarhum, jajaran pengurus PDI Perjuangan, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta para pelayat yang terus berdatangan memberikan penghormatan terakhir.

Di tengah isak tangis keluarga, Mimik tampak menyampaikan ucapan belasungkawa dengan penuh empati. Ia menyalami satu per satu keluarga yang berduka, memberikan pelukan sebagai bentuk penguatan, sekaligus mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” tutur Mimik Idayana.
Suasana haru begitu terasa ketika doa bersama dipanjatkan sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman. Tangis keluarga pecah mengiringi prosesi pelepasan, sementara para pelayat larut dalam doa sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal sederhana dan dekat dengan masyarakat tersebut.
Bambang Riyoko mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah menjalani perawatan akibat sakit. Kepergian anggota DPRD Sidoarjo periode 2024–2029 itu meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia politik Kabupaten Sidoarjo.
Semasa hidupnya, Bambang Riyoko dikenal sebagai kader senior PDI Perjuangan yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dedikasi, sikap rendah hati, serta komitmennya dalam mengabdi kepada daerah menjadikan almarhum sosok yang dihormati lintas kalangan.
Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wage untuk dimakamkan. Ratusan pelayat, mulai dari keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, hingga rekan-rekan sejawat, mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir dengan iringan doa.
Kehadiran Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana di tengah keluarga yang berduka menjadi cerminan kepemimpinan yang tidak hanya hadir dalam menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga hadir dengan ketulusan hati saat masyarakat maupun tokoh daerah mengalami musibah. Sikap empati dan kepedulian tersebut memperlihatkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya bekerja melalui kebijakan, melainkan juga melalui sentuhan kemanusiaan yang mampu menguatkan hati mereka yang sedang berduka.
Semoga almarhum Bambang Riyoko memperoleh husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Pr


