• Pasang Iklan
Kamis, 9 Juli 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Nasional

Perpusnas Tegaskan Jenama Baru Pustakawan sebagai Pemelajar Sepanjang Hayat

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
8 Juli 2026
in Nasional
0
Perpusnas Tegaskan Jenama Baru Pustakawan sebagai Pemelajar Sepanjang Hayat
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Jakarta – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) memanfaatkan momentum Hari Pustakawan Indonesia 2026 untuk memperkenalkan jenama baru pustakawan sebagai pemelajar sepanjang hayat (lifelong learner).

Melalui langkah ini, Perpusnas menegaskan peran pustakawan sebagai penggerak literasi, penjaga pengetahuan, sekaligus agen pembelajaran sepanjang hayat di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (AI).

Pada peringatan Hari Pustakawan Indonesia tahun ini, Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) sebagai organisasi profesi para pustakawan mengusung tema “Pustakawan Terlibat, Bersinergi, dan Berintegritas”.

Bagi Perpusnas, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat arah pengembangan profesi pustakawan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembelajaran sepanjang hayat guna mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, E. Aminudin Aziz, mengatakan bahwa perubahan lanskap informasi menuntut pustakawan untuk terus berkembang agar perpustakaan tetap menjadi ruang belajar yang relevan bagi masyarakat.”Pustakawan hari ini bukan lagi dipandang sebagai penjaga rak buku. Mereka adalah penghubung masyarakat dengan pengetahuan, pendamping belajar sepanjang hayat, sekaligus penggerak lahirnya budaya literasi. Karena itu, Hari Pustakawan Indonesia menjadi momentum untuk semakin menguatkan peran pustakawan sebagai agen perubahan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi profesi pustakawan harus diawali dengan perubahan cara pandang terhadap profesi tersebut. Karena itu, Perpusnas memperkuat jenama pustakawan sebagai pemelajar sepanjang hayat, yakni pribadi yang terus belajar, berkembang, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.“Kami ingin membangun jenama baru bahwa pustakawan adalah pemelajar sepanjang hayat yang terus belajar, berkembang, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Profesi ini harus dikenal bukan karena menjaga buku, tetapi karena menghidupkan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, E. Aminudin Aziz

Menurutnya, jenama pustakawan sebagai pemelajar sepanjang hayat diwujudkan melalui komitmen untuk terus bertumbuh, berkembang, dan berkreasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

Pustakawan tidak lagi hanya berperan sebagai pengelola koleksi, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran, penjaga pengetahuan, pewaris peradaban, serta penghubung masyarakat dengan berbagai sumber pengetahuan.

Sebagai wujud transformasi tersebut, Perpusnas mendorong penguatan empat karakter utama pustakawan, yaitu selalu terdepan dalam memperoleh ilmu pengetahuan baru, hadir membantu masyarakat, menjadi pewaris peradaban, serta menjadi pemengaruh (influencer) yang menginspirasi budaya belajar di tengah masyarakat.

Keempat karakter tersebut mencerminkan transformasi peran pustakawan yang tidak lagi terbatas sebagai pengelola koleksi, tetapi berkembang menjadi fasilitator pembelajaran, penjaga memori kolektif bangsa, sekaligus komunikator pengetahuan yang mampu menjawab tantangan era digital.”Bangsa yang ingin maju membutuhkan pustakawan yang selalu belajar. Ketika pustakawan berhenti belajar, perpustakaan akan kehilangan relevansinya. Sebaliknya, ketika pustakawan terus bertumbuh, perpustakaan akan selalu menjadi rumah pengetahuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Aminudin. Jo

Tags: E Aminudin AzizJenawa BaruPerpusnas
Previous Post

Polsek Tarik Dampingi Petani Jagung di Desa Kedungbocok, untuk Sukseskan Ketahanan Pangan

Next Post

Komisi A DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Lanjutkan Razia Warung Mesum dan Jual Miras Ilegal

Next Post
Komisi A DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Lanjutkan Razia Warung Mesum dan Jual Miras Ilegal

Komisi A DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Lanjutkan Razia Warung Mesum dan Jual Miras Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In