Zonajatim.com, Sidoarjo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Sidoarjo. Syahdu Nazwa Mutia, siswi SD Negeri Krian 4, berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih gelar Winner Putri Kebaya Cilik Indonesia pada ajang tingkat nasional. Serta Kanaya Syakira Siswi SMP Negeri 1 Sidoarjo yang meraih prestasi Putri Berbakat 01 Grand Final Putra Putri Siswa Jatim.
Atas prestasi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, S.AP., memberikan apresiasi sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung dan mendampingi anak-anak berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
Apresiasi itu disampaikan saat menerima audiensi Syahdu dan Kanaya bersama keluarganya yang turut didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amiq, di ruang kerja Wakil Bupati Sidoarjo, Kamis (9/7/2026).


Dalam suasana penuh kehangatan, Syahdu menceritakan perjalanan perjuangannya hingga berhasil menyandang gelar Putri Kebaya Cilik Indonesia. Ia mengawali kompetisi dari tingkat Provinsi Jawa Timur sebelum melangkah ke tingkat nasional dan berhasil meraih predikat tertinggi.
“Nama saya Syahdu Nazwa Mutia. Saya mengikuti ajang Putri Kebaya Cilik Indonesia mulai dari tingkat Jawa Timur, kemudian lolos ke tingkat nasional. Alhamdulillah saya berhasil menjadi winner,” ungkap Syahdu yang merupakan warga Mandiri Residence, Krian.


Hal sama disampaikan Kanaya yang menjuarai lomba putri berbakat dengan menampilkan tari Sola Ketingan yang merupakan tarian khas Sidoarjo.
Mendengar kisah tersebut, Mimik Idayana mengaku bangga atas capaian Syahdu dan Kanaya yang dinilai telah membawa nama Kabupaten Sidoarjo semakin dikenal di tingkat nasional.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, khususnya Bapak Bupati, kami mengucapkan terima kasih atas prestasi yang telah diraih. Kami bangga karena Syahdu telah membawa nama baik Kabupaten Sidoarjo di tingkat nasional, begitu juga Kanaya maju tingkat Jawa Timur,” ujar Wabup Mimik.

Ia mengakui, selama ini dukungan pemerintah daerah belum dapat diberikan secara maksimal karena keikutsertaan Syahdu dan Kanaya dalam kompetisi dilakukan secara mandiri sehingga belum terpantau oleh pemerintah.
“Kami mohon maaf apabila selama ini pemerintah belum bisa memberikan dukungan secara optimal karena belum mengetahui proses yang dijalani. Ke depan, apabila akan mengikuti kompetisi yang lebih tinggi, silakan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Kami siap mendampingi,” katanya.
Wabup Mimik menegaskan, pendampingan tersebut akan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pariwisata, agar talenta-talenta muda berprestasi memperoleh pembinaan, pendampingan, hingga dukungan sesuai kemampuan pemerintah daerah.
Tidak hanya itu, Pemkab Sidoarjo juga akan memberikan ruang bagi anak-anak berprestasi untuk tampil dalam berbagai kegiatan dan event resmi pemerintah sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi generasi muda lainnya.
“Anak-anak berprestasi akan kami libatkan dalam berbagai event di Kabupaten Sidoarjo. Harapannya mereka bisa terus berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya,” tambahnya.
Wabup Mimik menambahkan bahwa potensi Sidoarjo jauh lebih beragam. Selain dikenal sebagai penghasil bandeng dan udang, Sidoarjo juga memiliki kawasan tambak yang luas, komoditas rumput laut, hingga berbagai sektor unggulan lainnya yang layak diperkenalkan di tingkat nasional maupun internasional.
“Anak-anak yang membawa nama Sidoarjo harus memahami identitas daerahnya. Selain bandeng dan udang, kita juga memiliki tambak, rumput laut, dan berbagai potensi lain yang patut dibanggakan. Pemerintah akan terus berupaya menjaga potensi tersebut agar tetap menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Mimik Idayana juga mengajak Syahdu dan Kanaya seluruh generasi muda Sidoarjo untuk menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, prestasi harus diimbangi dengan karakter yang baik, salah satunya melalui kebiasaan hidup bersih sejak usia dini.
“Mulailah dari kamar sendiri, kemudian lingkungan rumah, lalu sekolah. Kalau kita disiplin menjaga kebersihan, teman-teman yang lain akan ikut mencontoh. Budaya bersih harus dimulai dari diri sendiri,” pesannya.
Menutup pertemuan tersebut, Wabup Mimik berharap keberhasilan Syahdu dan Kanaya menjadi inspirasi bagi anak-anak Sidoarjo untuk terus mengembangkan bakat, berani berkompetisi, serta mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat nasional hingga internasional.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendukung lahirnya generasi-generasi berprestasi. Tetap semangat, terus berkarya, dan jangan pernah berhenti mengharumkan nama Sidoarjo,” pungkasnya. Br



