Zonajatim.com, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, S.AP., menerima kunjungan staf Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang mewakili Menteri Kebudayaan, Fadli Zon di Rumdis, Senin (13/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Kartini, M.Pd. Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam upaya pelestarian serta pemajuan kebudayaan daerah.
Berbagai agenda strategis dibahas, mulai dari pelestarian warisan budaya benda maupun warisan budaya tak benda, penguatan identitas budaya lokal, hingga pengembangan sektor kebudayaan sebagai penggerak ekonomi kreatif dan destinasi wisata berbasis budaya.
Wabup Mimik Idayana, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pengembangan kebudayaan di Kabupaten Sidoarjo.
Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki Sidoarjo merupakan aset berharga yang harus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Kementerian Kebudayaan kepada Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi budaya yang ada, mengawal pelestariannya, sekaligus memperkuat promosi wisata budaya agar semakin dikenal masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mimik.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku seni, budayawan, komunitas, hingga masyarakat menjadi kunci dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, budaya tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Kebudayaan Tahun 2026, pemerintah pusat saat ini mendorong penguatan tata kelola kebudayaan berbasis digital, pelindungan warisan budaya, pengembangan ekosistem seni dan budaya, serta diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Kebudayaan juga ditempatkan sebagai salah satu fondasi pembangunan nasional sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan juga telah meluncurkan program Dana Indonesiaraya 2026 yang bersumber dari Dana Abadi Kebudayaan. Program tersebut memberikan dukungan pendanaan bagi para pelaku seni, komunitas, dan organisasi kebudayaan di berbagai daerah untuk mengembangkan karya, pelestarian, serta inovasi di bidang kebudayaan.
Program ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat berbagai kegiatan pelestarian budaya, pengembangan seni tradisi, hingga promosi destinasi wisata berbasis budaya yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Kartini, M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penguatan tata kelola kebudayaan melalui penyusunan dan penerbitan buku sejarah Kabupaten Sidoarjo serta pengembangan aplikasi digital yang memuat data warisan budaya benda dan warisan budaya tak benda.
“Program ini bertujuan untuk mendokumentasikan, melestarikan, serta menyebarluaskan informasi kebudayaan yang akurat dan mudah diakses masyarakat. Selain memperkuat identitas budaya daerah, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan literasi sejarah dan budaya masyarakat serta mendukung pelestarian dan pemajuan kebudayaan secara berkelanjutan,” jelas Kartini.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo optimistis pelestarian budaya lokal akan semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi di sektor kebudayaan yang mampu meningkatkan daya saing pariwisata dan kesejahteraan masyarakat. Tr



