Zonajatim.com, Sidoarjo – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal kembali ditunjukkan Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, S.AP.
Kali ini, Wabup Mimik mengunjungi sentra budidaya dan produksi teh herbal Herbaroso di Dusun Girang RT 011 RW 05, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Selasa (4/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Mimik didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Edi Kurniadi, Kabid Pariwisata Ruli, Camat Balongbendo Ardi, jajaran Koramil dan Polsek Balongbendo, Pemerintah Desa Wonokupang, serta Tim Penggerak PKK.


Setibanya di lokasi, Wabup Mimik Idayana meninjau langsung kebun tanaman kumis kucing yang sebelumnya merupakan lahan pekarangan tidak produktif. Lahan yang dahulu hanya ditumbuhi tanaman pisang kini disulap menjadi kebun herbal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Didampingi penggagas Herbaroso, Herwanto, Wabup Mimik turut melakukan panen simbolis tanaman kumis kucing sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai proses budidaya hingga pengolahan tanaman tersebut menjadi teh herbal.
Herwanto menjelaskan bahwa tanaman kumis kucing memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya dipercaya mengobati infeksi saluran kencing , membantu mengobati gangguan ginjal, mengurangi kadar asam urat, membantu mengontrol tekanan darah tinggi (hipertensi), serta kolesterol.
Selain itu, tanaman ini mudah dibudidayakan, bahkan di lahan tidur, sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
“Jika budidaya kumis kucing digerakkan secara masif di Kabupaten Sidoarjo, kami siap menampung hasil panennya untuk diolah menjadi teh herbal Herbaroso,” ujar Herwanto
Ia menjelaskan, nama Herbaroso merupakan gabungan nama tiga penggagasnya, yakni Herwanto, Bambang Sutejo, dan Imam Suroso. Ketiganya berkolaborasi mengembangkan tanaman kumis kucing menjadi produk teh herbal yang kini mulai dikenal masyarakat.
Herwanto, yang juga bertugas sebagai tenaga Kesehatan Kapal Selam di salah satu kesatuan TNI Angkatan Laut di Surabaya, mengaku merintis usaha tersebut dari skala kecil hingga kini berhasil memperluas pemasaran. Produk Herbaroso bahkan telah memiliki jaringan reseller, salah satunya di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kehadiran Wabup Mimik disambut antusias warga. Dalam kesempatan tersebut, Mimik Idayana juga membagikan minyak goreng serta bantuan sosial yang berasal dari dana pribadinya kepada masyarakat.
Saat berdialog dengan warga di kediaman Herwanto, sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana disampaikan, termasuk kebutuhan pompa air untuk mendukung budidaya tanaman.
Mendengar hal itu, Wabup langsung memberikan bantuan dana pribadi untuk pengadaan pompa air.
Dalam suasana penuh keakraban, Herwanto bahkan menobatkan Hj. Mimik Idayana sebagai “Mak Kumis Kucing Sidoarjo” sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan terhadap pengembangan tanaman herbal tersebut. Gelar itu pun diterima dengan penuh rasa syukur oleh Wabup Mimik.
Wabup Mimik menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap memfasilitasi pengembangan Herbaroso, mulai dari percepatan pengurusan sertifikasi halal, penguatan kelembagaan UMKM, hingga perluasan pemasaran melalui dinas terkait.
Usai mencicipi teh kumis kucing, Mimik mengaku terkesan dengan cita rasa maupun manfaat yang dirasakan.
“Rasanya enak, badan terasa lebih ringan,” ungkapnya.
Wabup Mimik juga mengajak seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur menjadi area budidaya kumis kucing. Menurutnya, tanaman herbal tersebut memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena harga jual hasil panennya cukup tinggi.
“Kalau setiap desa mampu memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami kumis kucing, bukan hanya lingkungan menjadi produktif, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat UMKM lokal,” tegas Wabup Mimik. Tl



