Zonajatim.com, Sidoarjo – Atas kepedulian dan perhatian terhadap produk olahan lokal, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, S.AP., dianugerahi gelar simbolis “Mak’e Kumis Kucing Sidoarjo” oleh Tim Teh Herbal Kumis Kucing Sidoarjo.
Penganugerahan tersebut ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Rabu (12/8/2026).

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap pengembangan produk herbal lokal berbahan tanaman kumis kucing yang dikembangkan masyarakat Sidoarjo yakni di Desa Wonokupang Balongbendo.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Mimik mengungkapkan pengalamannya mengonsumsi teh herbal kumis kucing. Menurutnya, minuman herbal tersebut memberikan manfaat yang dirasakannya setelah rutin dikonsumsi.
“Alhamdulillah, tiap hari kita minum teh herbal kumis kucing. Setelah minum teh herbal itu, setelah bangun tidur badan rasanya enteng,” tegas Wabup Mimik.
Wabup Mimik menyambut baik inovasi masyarakat dalam mengembangkan tanaman kumis kucing menjadi produk minuman herbal yang memiliki nilai ekonomi. Menurutnya, produk lokal seperti teh herbal kumis kucing perlu terus dikembangkan agar semakin dikenal masyarakat luas.

Sementara itu, penggagas Teh Herbal Kumis Kucing Sidoarjo, Herwanto, Imam Suroso dan Bambang Sutejo menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana terhadap produk herbal yang mereka kembangkan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana serta telah berkenan menjadi brand ambassador Teh Herbal Kumis Kucing Sidoarjo,” kata Herwanto.
Herwanto berharap dukungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi timnya untuk terus mengembangkan produk teh herbal kumis kucing sekaligus mengangkat potensi tanaman herbal lokal Sidoarjo.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, Teh Herbal Kumis Kucing Sidoarjo diharapkan tidak hanya menjadi produk konsumsi masyarakat, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui budidaya tanaman, pengolahan, hingga pemasaran produk herbal. Tl



