Zonajatim.com, Sidoarjo – Koordinator Presidium MN KAHMI yang juga Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. Romo H. R. Muhammad Syafi’i, SH, M.Hum, memberikan pesan penting kepada kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia meminta kader HMI tidak berhenti pada kemampuan mengkritisi berbagai persoalan bangsa, tetapi juga dituntut mampu berkolaborasi dengan pemerintah dan memberikan solusi yang konstruktif.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pelantikan Pengurus HMI Cabang Sidoarjo 2026-2027 di pendopo belakang Pemkab Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan itu, Sekjen PB HMI M Jusrianto melantik Ketua Umum HMI Cabang Sidoarjo Achmad Tirto dan Noer Putri Alisya sebagai Ketua Kohati HMI Cabang Sidoarjo. Hadir dalam pelantikan itu, Plt Sekda Sidoarjo Ainur Rahman, Ketua Badko HMI Jatim M Yusfan Firdaus dan para presidium KAHMI Sidoarjo serta anggota HMI dan KAHMI.

Romo M Syafi’i menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis yang dibarengi dengan sikap solutif serta berkolaborasi dengan pemerintah karena banyak kader HMI yang duduk di lembaga pemerintah. Menurutnya, kritik terhadap persoalan bangsa akan jauh lebih bermakna apabila disertai gagasan yang dapat menjadi bagian dari penyelesaian masalah.
“Kader HMI harus berada di depan sekaligus pandai berpikir kritis dan solutif. Jangan hanya mampu mengkritisi persoalan, tetapi juga harus mampu menawarkan solusi dan memberikan kontribusi nyata bagi negara sesuai syariat Islam, ” pesannya.
Menurutnya, tantangan bangsa ke depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki keberanian menyampaikan pendapat, tetapi juga mempunyai kapasitas intelektual, integritas, serta kemampuan menawarkan alternatif penyelesaian terhadap berbagai persoalan.

Romo M. Syafii berpesan agar kader HMI senantiasa memegang teguh prinsip organisasi, bernafaskan Islam, serta memiliki kemampuan intelektualitas yang tinggi.Romo Muhammad Syafii menyampaikan agar segenap kader HMI memegang teguh prinsip dan perjuangan organisasi.
“Pikiran dan sikap seorang kader HMI senantiasa bernafaskan islam. Setiap kader HMI memiliki kemampuan kader intelektualitas yang tinggi sesuai nafas perjuangan HMI,” terang Romo Syafii.
Romo Syafii menyebut jika semua kader HMI bersikap dan mengamalkan cita-cita perjuangan HMI dalam kehidupan sehari maka akan terwujud masyarakat madani.”Kader HMI adalah generasi muda calon pemimpin bangsa dan merupakan cendekiawan muslim di Indonesia hari ini. Oleh karena itu, sebagai organisasi kader, HMI harus merawat idealisme dan tradisi intelektualitas sebagai sumbangan pemikiran kemajuan bangsa hari ini dan yang akan datang,” terangnya.
Agar jaringan HMI makin solid di pucuk pimpinan nasional, Romo M Syafi’i mengatakan bahwa Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengusulkan Presiden Prabowo Subianto menjadi anggota kehormatan KAHMI. “Usulan tersebut direncanakan akan dikukuhkan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KAHMI dalam waktu dekat,” katanya. Tl


