Zonajatim.com, Sidoarjo – Wabup Mimik Idayana punya ide cemerlang melihat potensi sungai di Jalan Raya Luwung, Desa Sarirogo. Sungai tersebut berpotensi dikembangkan menjadi kawasan yang tak hanya menunjang kebutuhan irigasi petani, tetapi juga destinasi wisata air sekaligus ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Potensi tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Hj Mimik Idayana, SAP saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan sungai tersebut, Selasa (27/10/2026). Ia menilai, sungai perlu mendapatkan penanganan menyeluruh agar lebih tertata, berfungsi optimal, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Wabup Mimik mengatakan, normalisasi sungai perlu dilakukan secara berkala mengingat keberadaannya masih dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pertanian warga. Karena itu, perbaikan tidak cukup hanya dilakukan pada bagian tertentu, tetapi perlu direncanakan secara menyeluruh.”Ke depannya, sungai ini harus sering dinormalisasi karena ternyata banyak dibutuhkan oleh para petani,” ujarnya.

Selain mendukung kebutuhan pertanian, Wabup Mimik melihat kawasan sungai tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi wisata air. Penataan kawasan, menurut dia, dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan di sepanjang bantaran sungai sebagai tempat usaha. “Sungai ini supaya nanti diperbaiki secara total dan bisa dimanfaatkan untuk wisata air ke depannya. Harapannya, ada UMKM yang bisa memanfaatkan lahan di pinggiran kali,” katanya.
Menurut Wabup Mimik, pengembangan kawasan sungai harus dibarengi dengan penataan lingkungan dan akses bagi masyarakat. Dia juga menyoroti kebutuhan jembatan untuk menghubungkan kawasan permukiman warga yang berada di kedua sisi sungai.

Rencana pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, terutama di kawasan permukiman yang cukup padat.”Daerah sini padat penduduk, terutama warga yang berada di sebelah sana. Jadi, nanti kita bikinkan jembatan. Kalau ditata dengan baik, kawasan ini bisa bagus,” ungkapnya.
Wabup Mimik juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurut dia, penataan sungai dan pengembangan kawasan tidak akan berjalan optimal apabila kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terus terjadi.
Wabup Mimik mengaku masih melihat sampah berserakan di sejumlah titik sepanjang jalan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan kawasan yang nyaman dan tertata.

Untuk itu, Wabup Mimik pun mengajak masyarakat untuk memulai kepedulian terhadap lingkungan dari wilayah tempat tinggal masing-masing.”Monggo, kalau kita ingin Sidoarjo lebih baik, ayo kita peduli dengan lingkungan kita sendiri. Jangan membuang sampah sembarangan. Mari kita perhatikan lingkungan di sekitar kita terlebih dahulu,” tegasnya.
Wabup Mimik berharap, rencana normalisasi dan penataan sungai di Sarirogo dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain mendukung kebutuhan petani, kawasan tersebut diharapkan berpotensi menjadi ruang publik yang produktif sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Pr


