Zonajatim.com, Sidoarjo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo komitmen untuk mendukung program utama Presiden terpilih Prabowo-Gibran yakni makan bergizi gratis.
DPRD Kabupaten Sidoarjo ingin menjadi salah satu wilayah yang mendukung penuh program makan bergizi gratis di Indonesia. Sehingga dengan membangun sinergisme dengan Pemkab maka diyakini program makan bergizi gratis ini dapat terlaksana di seluruh wilayah Sidoarjo.“Kami sebagai dewan terpilih kami tetap melaksanakan amanah yang diperintahkan Presiden Prabowo untuk makan bergizi gratis itu kami selalu bekerja sama dengan Pemkab Sidoarjo untuk melaksanakannya,” kata Abdillah Nasih selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo periode 2024-2029, Kamis (7/11/2024).
Secara teknisnya, DPRD akan meminta kepada Pjs Bupati untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk program makan bergizi gratis.“Kalau kita belum mendapatkan anggaran dari pusat kita menganggarkan dari APBD kita sesuai arahan dan nanti kami akan menyetujui seandainya itu memang sesuai denga peruntukannya,” katanya.

Kedepannya, DPRD juga akan melakukan sinergisme dengan Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda yang ada di daerah.“Akan kita perlihatkan bahwa kekompakan ini akan membawa Sidoarjo lebih berkembang dan maju bersama-sama,” kata politisi PKB ini.
Nasih menyatakan dukungan penuh terhadap rencana program makan gratis bergizi yang akan diluncurkan pemerintah pusat pada 2025.
Program ini dinilai sebagai langkah penting untuk menjamin kebutuhan nutrisi masyarakat, khususnya anak-anak, demi membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif.“Kami akan menyambut baik program tersebut, karena hal ini salah satu kepentingan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, selain meningkatkan kualitas kesehatan, program ini diharapkan juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat lokal melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Dengan konsep pemenuhan kebutuhan gizi yang terintegrasi, pemerintah berupaya memberikan dampak jangka panjang dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.
Nasih menambahkan bahwa pihak DPRD Sidoarjo masih mendiskusikan sumber alokasi dana untuk program ini, sembari menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat. “Tentunya kita akan menyiapkan anggaran program ini di APBD 2025, kalau untuk sumber alokasi dana masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat” tuturnya.
Wakil Ketua DPRD H Suyarno menyambut positif program pemerintah pusat untuk memberikan makanan bergizi gratis kepada para siswa di sekolah.
Program Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ini diharapkan dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat daerah.“Tujuan utama program ini adalah memastikan siswa mendapatkan asupan makanan yang bergizi, bukan sekadar makan siang biasa,” ungkanya.
Apalagi, makanan yang disediakan harus memenuhi standar gizi yang tepat, mencakup kalori, protein, karbohidrat, serta berbagai kebutuhan nutrisi lainnya.“Kami akan memantau dan memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, yaitu memperbaiki kualitas gizi anak-anak,” tegas politisi PDIP ini.

Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak-anak. Dengan asupan makanan bergizi, diharapkan siswa memiliki energi dan kesehatan yang baik untuk menunjang proses belajar. “Program makanan bergizi gratis ini diharapkan dapat terlaksana dengan baik di daerah,” tutupnya.
DPRD Sidoarjo mendukung program nasional (pronas) makan siang bergizi gratis, untuk anak sekolah yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebagai implementasi dari program tersebut, seluruh daerah harus melakukan pergeseran anggaran di APBD 2024.
Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengatakan bahwa pelaksanaan program makan siang bergizi gratis ini, masih dalam pembahasan informal antara Pemkab Sidoarjo, Provinsi Jatim dan Kemendagri. “Kami menunggu perintah dari pusat, intinya kami siap mendukung meski harus melakukan penggeseran anggaran. Namun, kabarnya akan ada sharing anggaran,” kata Bambang, Jumat (8/11/2024).

Bambang menyatakan akan mendukung program nasional makan gratis bergizi yang tengah direncanakan oleh pemerintah pusat pada 2025 mendatang.“Kami akan menyambut baik program tersebut, karena hal ini salah satu kepentingan masyarakat,” kata Bambang Pujianto dari Partai Gerindra ini. Pentingnya asupan makanan bergizi salah satu langkah awal untuk membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga bertujuan memberdayakan ekonomi kerakyatan di Sidoarjo.
Lebih lanjut, Bambang Pujianto menyampaikan program ini juga merupakan upaya nasional untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi anak-anak dan elemen masyarakat rentan.
Dengan hal tersebut, kata dia, masih melakukan pembahasan terkait sumber alokasi dana yang bakal digunakan untuk program makanan gratis bergizi.”Tentunya kita akan menyiapkan anggaran program ini, kalau untuk sumber alokasi dana masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat” tuturnya.
Sementara untuk kesiapan terkait pelaksanaan program nasional tersebut, pihaknya masih akan melakukan diskusi dengan pemkab dan tim anggaran dewan.“Masih kita diskusikan berupa saran dan masukan. Mulai membahas soal nominal harga per packnya, wadahnya menggunakan apa agar lebih ramah lingkungan, sehingga di kemudian hari tidak menimbulkan masalah baru,” tukasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Warih Andono menambahkan makan bergizi gratis akan berdampak positif terutama bagi sektor kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.”Kami sangat mengapresiasi program nasional dari Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Ia mengatakan, agar penerapan makan bergizi gratis dapat berjalan baik di Sidoarjo, pihak DPRD siap membicarakan dengan Pemkab Sidoarjo terkait bentuk dukungan terhadap program tersebut, baik bentuk dukungan anggaran maupun dukungan lainnya. ‘Yang jelas dewan siap mendukung dan mengawal program makan bergizi gratis,” kata politisi Partai Golkar ini.
Diharapkan program dapat membantu anak-anak sekolah untuk tetap semangat menempuh pendidikan, sehingga ke depan mereka bisa menjadi generasi emas.
Program makan bergizi gratis merupakan salah satu dari delapan program hasil terbaik cepat sebagai fondasi Indonesia Emas 2045, yang dikawal langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.
Dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo terhadap program makan siang gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto yang akan dimulai pada 2025 mulai diwujudkan dengan penyiapan anggaran. DPRD Sidoarjo menyiapkan anggaran sebanyak Rp 38 miliar untuk mensukseskan program tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori Menurutnya, dana tersebut sudah dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025. “Untuk makan siang gratis sudah kita siapkan anggarannya sebesar Rp 38 miliar,” ungkap Dhamroni.
Program ini bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat dan telah mendapat sambutan positif di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sidoarjo. Ia menyampaikan bahwa pihak DPRD sedang mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelaksanaan program makan siang bergizi ini di wilayahnya.
“Kami di tingkat daerah menyambut baik program ini demi kepentingan masyarakat Indonesia agar mendapatkan makanan bergizi. Insya Allah, kami akan menganggarkan dana untuk menyediakan makanan bergizi ini,” ujarnya.
Pembahasan anggaran dan proses komunikasi dengan pemerintah pusat telah dimulai, meskipun alokasi anggaran masih dalam tahap penyesuaian berdasarkan kebutuhan spesifik Kabupaten Sidoarjo. Ia juga menjelaskan bahwa instansi yang akan mengelola program ini di daerah belum ditentukan, namun penerapan alokasi anggaran telah diantisipasi.“Kami masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat, apakah akan ada koordinasi lebih lanjut antara pusat dan daerah terkait pelaksanaan program ini,” jelasnya.
Dhamroni menambahkan bahwa jumlah anggaran akan disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan daerah. Ia juga menjelaskan bahwa detail terkait komposisi makanan dan harga per porsi masih menunggu arahan dari pusat.“Jika pusat menetapkan angka tertentu, kami pikir tidak akan jauh berbeda di sini. Lagipula kita memiliki sumber daya pangan seperti beras dan bahan makanan lain yang mungkin dapat menekan biaya,” ungkapnya.
DPRD Sidoarjo dan pemerintah daerah menyatakan kesiapannya dalam mendukung dan menganggarkan program ini segera setelah ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.“Kami mendukung penuh program ini demi kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” tuturnya.
Kendati demikian, pihak DPRD belum mengetahui realisasi penggunaan anggaran tersebut. Sebab, kebijakan tersebut belum diatur secara pasti melalui petunjuk teknisnya. “Kita belum tahu regulasinya seperti apa juknisnya untuk pelaksanaan, tapi kita sudah siap untuk anggaran sebesar itu,” papar politisi PKB ini.
Dhamroni juga menegasakan, anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Sidoarjo itu bertujuan untuk mendampingi dan memperkuat pendanaan dari pemerintah pusat sewaktu-waktu program tersebut terealisasi. Kemungkinan selain bersumber dari APBD, program tersebut akan disuplai pendanaan langsung dari pemerintah pusat. Sp/adv




