• Pasang Iklan
Minggu, 31 Mei 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Nasional

Perpusnas Ingatkan Kerangka Berpikir Induktif Bung Karno

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
8 Juni 2023
in Nasional
0
Perpusnas Ingatkan Kerangka Berpikir Induktif Bung Karno
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Jakarta – Bung Karno dalam pidatonya pada tahun 1964 menyampaikan gagasan tentang Trisakti, yakni konsep yang berdikari dalam ekonomi. Konsep inilah yang kemudian diinternalisasikan lewat diskusi memperingati bulan Bung Karno di Perpustakaan Nasional, Kamis (8/6/2023).

Konsep kemandirian ekonomi yang digagas Bung Karno mengandung rujukan, nilai-nilai pemikiran, serta perjuangan sebagai proklamator, serta pejuang-pejuang lainnya sebagai pesan moral yang perlu diketahui bagi masyarakat.

Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando, mengatakan jika tujuan dari kegiatan ini untuk mengingatkan generasi muda tentang sosok Bung Karno, terutama dalam membangun kerangka berpikir induktif, yang biasa dilakukan Bung Karno bersama para founding fathers.

Pada perjuangan merebut kemerdekaan, Bung Karno merumuskan Pancasila, selalu melihat dan memahami langsung kondisi pada saat itu. Namun, di era saat ini semangat perjuangan bukan lagi dipengaruhi bacaan buku. Tapi oleh media sosial yang tidak beraturan. “Karena itu, kita perlu untuk mengembalikan filosofi dan dasar-dasar fundamental generasi muda,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu cucu Bung Karno, Puti Guntur, mengatakan pidato sang kakek berbicara tentang falsafah Pancasila dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945 silam, setelah menggali nilai-nilai yang ada di Indonesia. “Pancasila ibarat bintang yang terang bagi bangsa ini. Hal itu juga berlaku bagi negara-negara lain di dunia,” ucapnya.

Peradaban, sambung Puti, tidak terlepas dari the power of idea. Hal itu yang membuat Bung Karno masih dihargai karena pemikirannya yang visioner dan tak lekang oleh waktu.”Ketika ide dan gagasan (Bung Karno) masih diterima, pemikirannya juga takkan pernah mati sampai kapanpun, jelasnya.

Pemerhati Bung Karno, Suyatno, menyampaikan pentingnya berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri yang selalu digaungkan Bung Karno. “Beliau selalu berbicara tentang fakta objektif. Bagaimana cara mengelola sumber daya alam agar tidak disedot negara asing,” sebutnya.

Intisari pemikiran Bung Karno, lanjutnya, dituangkan lewat dua kata, yakni revolusi Indonesia. Konsep perjuangan revolusi Indonesia memiliki pengertian perubahan mendasar, mendalam, dan cepat. Revolusi dilakukan untuk mengubah nasib suatu bangsa karena mengalami kesengsaraan, oleh sistem kapitalisme dan imperialisme. “Itu dimusuhi Bung Karno, karena yang menelantarkan bangsa dan menyengsarakan rakyat,” katanya.

Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudi Latief, menilai ditetapkan nya Juni sebagai bulan Bung Karno dikarenakan ada beberapa peristiwa yang saling berkait erat, seperti lahirnya Pancasila, lahirnya Bung Karno, dan wafatnya beliau di bulan ini. “Seperti ada afinitas antara sejarah bangsa dan Bung Karno sendiri,” ujarnya.

Yudi lantas mengutip ucapan Bung Karno yang sering mengatakan jika kemerdekaan tidak menyudahi permasalahan. Bahkan menambah masalah baru. “Ada dua merdeka di dunia. Yakni negative liberty dan positive libert,” tambah Yudi.

Negative liberty dimaksudkan merdeka dari penjajahan, penaklukan dan lain sebagainya. Sedangkan positive liberty adalah merdeka untuk berdiri sendiri, mengolah potensi sumber daya alam serta merdeka untuk berkumpul, berserikat dan lain-lain,” katanya. Jok

Tags: Berpikir induktifBung KarnoPerpusnas
Previous Post

TNI-Polri Kompak Kerja Bakti Perbaiki Mako Koramil Tanggulangin

Next Post

Pelaku Remas Payudara di Jalan Raya Dibekuk

Next Post
Pelaku Remas Payudara di Jalan Raya Dibekuk

Pelaku Remas Payudara di Jalan Raya Dibekuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    Ikuti Rakornas Sentul Bogor, Wabup Mimik Idayana Diperlakukan Tak Mengenakkan Protokol Pemkab Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Subandi Dilaporkan Bareskrim Polri Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Delta Tirta Rp 16 M, Penyidik Klarifikasi Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Buka Open House Lebaran 1447 H, Warga Diajak Silaturahmi Tanpa Sekat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In