Zonajatim.com, Sidoarjo – Poltekkes Kemenkes Surabaya bekerjasama dengan Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) Cabang Sidoarjo dan Dinkes Sidoarjo melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yakni pendampingan dan penyuluhan kader Puskesmas melalui edukasi pentingnya pemeliharaan dan pemantauan fungsi alat medis.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka peningkatan pengetahuan tentang kegiatan pemeliharaan rutin yang merupakan bagian dari pemeliharaan preventif kepada operator atau pengguna alat medis di Puskesmas.
Kegiatan ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari Dosen dan mahasiswa jurusan Teknologi Elektro – Medis Poltekkes Kemenkes Surabaya, anggota DPC IKATEMI Cabang Sidoarjo serta petugas Dinkes Sidoarjo dan dibuka oleh Kadinkes Sidoarjo DR Fenny Apridawati, SKM, M Kes dan Direktur Poltekkes Surabaya Luthfi Rusyadi, Rabu (14/6/2023) di kantor Dinkes Sidoarjo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung dua hari yakn mulai tanggal 13 hingga 14 Juni 2023.

Kadinkes Sidoarjo DR Fenny Apridawati mengatakan kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan pemahaman pemeliharaan alat elektromedik, manfaat lain yang diberikan yaitu kalibrasi dan pemeliharaan terhadap peralatan elektromedik di 6 Puskesmas secara cuma-cuma. “Pemeliharaan rutin dan berkala alat kesehatan merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas yang sudah ditunjuk. Selain kalibrasi alat kesehatan, perbaikan alat kesehatan yang rusak juga merupakan upaya dari pemeliharaan rutin dan berkala alat kesehatan. Mengingat peralatan medis memegang peranan yang sangat penting dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, maka Puskesmas harus memastikan alat kesehatan aman, akurat, handal, dan dapat bekerja secara optimal,” kata Fenny Apridawati.
Kadinkes DR Fenny mengatakan sangat mendukung dan berterima kasih atas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Poltekkes Surabaya dan IKATEMI Sidoarjo dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada petugas Puskesmas yang menangani alat medis. “Dengan adanya kegiatan ini serta adanya kalibrasi dan perbaikan alat kesehatan di Puskesmas, maka peralatan medis yang sebelumnya tidak berfungsi dapat digunakan lagi untuk pelayanan kesehatan di masyarakat. inilah manfaat yang dapat kita dapat,” paparnya.
Direktur Poltekkes Surabaya Luthfi Rusyadi mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat Poltekkes terkait dengan pemberian penyuluhan dan edukasi kepada para kader Puskesmas untuk pemantauan dan pemeliharaan alat medis ini merupakan kerjasama antara Poltekkes Kemenkes Surabaya, DPC IKATEMI Kabupaten Sidoarjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. “Tujuan dari kegiatan ini memberikan satu edukasi kepada teman-teman pengguna alat medis yang ada di Puskesmas. Kami juga akan melakukan kalibrasi alat-alat yang digunakan di Puskesmas sehingga ada jaminan ya terhadap alat tersebut Ketika nanti akan digunakan untuk pelayanan kepada pasien, alat medis yang digunakan harus betul-betul ready,” papar Luthfi.

Selain itu, lanjut Luthfi Rusyadi dari hasil pemeriksaan alat medis jika ada kerusakan maka dilakukan perbaikan sesuai prosedur yang ada tapi kalau misalnya kerusakannya itu kecil ya teman-teman dari IKATEMI maupun dari Poltekkes Surabaya akan membantu memperbaikinya Tetapi kalau kerusakannya itu sifatnya berat karena mungkin ini harus memerlukan biaya yang cukup banyak tentunya kita mengkuti prosedur yang ada di puskesmas.
Ketua IKATEMI Cabang Sidoarjo Ahmad Mukhlis mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi IKATEMI Sidoarjo dengan Poltekkes Surabaya untuk pemeriksaan alat medis biar alat kesehatan yang ada di Puskesmas bisa terpelihara kemudian manfaatnya usia teknisnya bisa maksimal. “Selain usia maksimal kita juga cek dari sisi keamanan bisa terjaga alat itu bisa terjaga keamanan baik dari sisi pasien,” katanya.
Disamping itu, lanjut Mukhlis nanti juga ada kegiatan kalibrasi dengan alat ukur standar dan kita keluarkan sertifikat layak pakai untuk alat medis yang sudah diperiksa atau diuji. “Dalam kegiatan ini nanti kita langsung ke Puskesmas yang diterjunkan ada 6 tim masing-masing Puskesmas dengan anggota satu tim 10 orang antara lain Puskesmas Ganting, Kepadangan, Trosobo, Urang Agung, Medaeng dan Sidodadi,” pungkasnya. sp



