Zonajatim.com, Sidoarjo – Anggota DPRD Jatim Khulaim Junaidi mengajak masyarakat menggunakan hak politiknya secara benar dan sesuai hati nurani dalam Pemilu 2024 mendatang.
Hal itu merupakan implementasi dan tanggung jawab mengisi kemerdekaan RI yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan pada 17 Agustus 1945 lalu.”Jadi nanti kalau pemilu 2024 pilihlah yang menurut anda baik dan sesuai hati nurani,” kata Khulaim pada acara Peningkatan Partisipasi Publik pada Pemilu/Pilkada 2024 oleh Bakesbang Pemprov Jatim dihadapan 400 warga yang hadir di Fave Hotel Sidoarjo, Kamis (30/11/2023).
Anggota DPRD Jatim dari Dapil Sidoarjo itu juga meminta masyarakat mewaspadai adanya peningkatan potensi radikalisme dan penggunaan politik identitas. Terutama menjelang pelaksanaan coblosan Pemilu 2024 mendatang.
Karena itu, masyarakat harus selalu menjaga dan mengamalkan Pancasila dan UUD 945. Agar keutuhan NKRI tetap bisa terjaga dan pembangunan terus berjalan dengan baik.”Jadi tugas kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menggunakan hak politik secara benar maka akan mengisi kemerdekaan yang sudah dicapai pahlawan yang mendahului kita,” tambah anggota komisi C DPRD Jatim itu.
Wakil Ketua DPW PAN Jatim itu juga berharap masyarakat meningkatkan toleransi dan menjaga sikap saling bergotong royong. Menurut dia, kerukunan dan persatuan antar warga harus dijaga, agar masyarakat bisa hidup damai dan pembangunan akan tercapai.
Dikatakan, selama ini anggapan bahwa dewan yang dipilih tidak menjalankan tugas sesuai amanat konstitusi. Dia mengatakan, memilih pada Pemilu merupakan upaya untuk memperbaiki hingga mengoptimalkan pembangunan daerah. “Semua itu bisa dilaksanakan dengan upaya-upaya politik, jika semua Fraksi di DPRD sepakat maka disetujui lah kebijakan itu bersama Pemprov dan kemudian bisa diterapkan,” katanya lagi.
Selain itu, Khulaim mendorong pemilih pemula untuk terus menegakan integritas dan cerdas dalam memilih pemimpin. “Sejatinya, anggota dewan itu kantornya bukan di gedung di parlemen saja, namun juga pada tempat-tempat dimana aspirasi masyarakat itu berada, mulai warung kopi, kedai-kedai hingga rumah ibadah,” katanya. sp



