• Pasang Iklan
Jumat, 16 Januari 2026
Zona Jatim
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
Home Daerah

Sidoarjo Bebas Polio, 292.041 Anak Ikuti Sub PIN Polio

ZonaJatim00 by ZonaJatim00
15 Januari 2024
in Daerah
0
Sidoarjo Bebas Polio, 292.041 Anak Ikuti Sub PIN Polio
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zonajatim.com, Sidoarjo – Mencegah kasus polio, ratusan ribu anak usia 0 sampai 7 tahun di Sidoarjo, mengikuti Imunisasi Polio pada Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) pada putaran pertama tanggal 15 sampai 21 Januari 2024.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim dan Dinkes Sidoarjo serta dinas terkait hadir dalam pemberian Imunisasi Polio kepada puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) JL KH Mukmin, Sidoarjo, Senin (15/1/2024).

Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo, DR Fenny Apridawati dalam laporannya memastikan tidak ada kasus polio yang ditemukan di Kota Delta. Namun di daerah lain ditemukan kasus polio. Ada sekitar 292.041 anak usia 0 sampai 7 tahun yang menjadi sasaran Sub PIN.”Sasaran kami ada 292.041 anak. Pelaksanaan Imunisasi Polio ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga di puskesmas dan posyandu,” ujar Fenny Apridawati.

Kadinkes Sidoarjo DR Fenny Apridawati saat beri sambutan

Untuk mensukseskan Sub PIN Polio, Dinkes Sidoarjo menyiapkan ribuan bidan dan perawat dan kader kesehatan sebanyak 12.633 orang. Fenny menjelaskan untuk putaran kedua akan dilaksanakan tanggal 19 sampai 15 September 2024 mendatang.”Kalau selama putaran kedua cakupan tidak mencapai 95 persen akan dilakukan putaran ketiga. Tapi, khusus Sidoarjo mudah-mudahan cukup dua kali saja,” tegasnya.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan ketika anak sudah terkena polio, bakal mengalami kelumpuhan permanen. Kondisi fisik semakin lama akan mengecil, karena yang diserang adalah saraf.”Sebenarnya Indonesia ini sudah mendapat sertifikat bebas polio. Tapi bukan berarti virus polio itu hilang. Nah vaksin ini adalah virus yang dilemahkan, ketika ditetes (imunisasi cair tetes) kepada anak akan memberikan anti bodi,” ujar Maxi Rein Rondonuwu.

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor foto bersama anak yang ikuti imunisasi polio

Kemenkes RI menemukan kasus polio sudah terjadi di daerah Aceh dan Jawa Barat Tahun 2023 lalu. Hal ini terjadi karena di Aceh cakupan imunisasi masih rendah. Kemudian karena pandemi Covid-19 juga menyebabkan imunisasi menurun.”Saya mengapresiasi di Sidoarjo Surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP) itu di angka 16 itu sangat baik dan dilaporkan secara rutin,” tandas Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.

Lebih lanjut Maxi mengatakan, Sub PIN ini dilakukan di daerah-daerah yang rawan terdapat virus Polio. Di Jawa Timur anak yang terjangkit polio ada di Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang, Madura.”Kami putuskan seluruh anak usia 0 sampai 7 tahun di Jawa Timur akan dilakukan imunisasi polio. Jumlahnya sekitar 4 juta anak,” katanya.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan dalam mensukseskan Sub PIN Polio ini pertama adalah menggugah kesadaran dari orang tua. Tugas cakupan 95 persen itu akan sulit tercapai jika tidak kompak.”Sekarang ini yang susah itu bukan mendidik anaknya, tetapi orang tuanya yang harus diajari,” jelas Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini.

Untuk itu, Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini mengajak semua orang tua murid, guru sekolah, kader kesehatan dan stakeholder lainnya. Hal ini harus bahu membahu untuk menyukseskan Sub PIN Polio ini.”Kami semua harus kompak untuk bisa mencapai Sub PIN Polio dengan target cakupan 95 persen,” kata Bupati Gus Muhdlor. Sp

Tags: Dinkes SidoarjoImunisasiPolio
Previous Post

Caleg PKB DPRD Sidoarjo Tri Prastiyono Kampanye Menangkan AMIN dengan Musik Patrol

Next Post

Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Pemohon Kecewa Ketidakberanian Hakim PN Sidoarjo

Next Post
Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Pemohon Kecewa Ketidakberanian Hakim PN Sidoarjo

Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Pemohon Kecewa Ketidakberanian Hakim PN Sidoarjo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    Bupati Sidoarjo Tidak Ngantor, Diduga Menghadiri Pemanggilan Penyidik Bareskrim Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lobby Wabup Hj Mimik Idayana, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 84 Miliar Lanjutan Betonisasi Jl Lingkar Timur Prasung – MPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Mutiara Regency Ambil Langkah Hukum Lawan Bupati Subandi yang Akan Bongkar Tembok Pembatas Perumahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JCW Laporkan Pengembang Mutiara City, Kades Banjarbendo dan Kades Jati ke Kejari Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga SMA St Louis 1 Lakukan Pembiaran Atas Pelatih Basket Arogan dan Kasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Susunan Redaksi
© 2020 ZonaJatim.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Ekonomi Bisnis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In