Zonajatim.com, Sidoarjo – Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Partai Gerindra H Anang Siswandoko, ST, turun langsung menyerap jaring aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses III masa persidangan III tahun 2026 di Citra Garden Desa Entalsewu , Kecamatan Buduran, Senin (24/8/2026).
Sekitar 150 undangan termasuk anggota pencak silat hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapat kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan pemerintahan, pembangunan hingga kebutuhan masyarakat di wilayah Dapil I.
Dapil I Kabupaten Sidoarjo meliputi Kecamatan Kota Sidoarjo, Buduran dan Sedati.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menindaklanjuti aspirasi melalui pembahasan di lembaga legislatif.
“Jangan takut menyampaikan aspirasi. Kepala desa, perangkat desa maupun lembaga-lembaga lain semuanya boleh menyampaikan usulan. Semua akan kami tampung dan kami sampaikan dalam rapat DPRD,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi. Menurutnya, reses merupakan salah satu momentum terbaik untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat secara langsung kepada wakil rakyat.
“Reses kali ini kita tetap mengundang konstituen dari Sedati, Buduran dan Sidoarjo Kota untuk mengikuti reses pada hari ini kita usulkan semua yang berhubungan dengan keadaan desa yang masih kurang diperbaiki harus dengan usulan pada hari ini tahun 2026 dan akan dilakukan kegiatannya di tahun 2028,” katanya.
Kemudian usulan yang tahun 2025 kemarin belum bisa dilaksanakan, kita usulkan lagi mudah-mudahan bisa dilaksanakan juga di tahun 2028. “Yang penting kita sekarang sistemnya adalah pengusulan. Dari pengusulan pekerjaan yang memang dibutuhkan akan langsung kita usulkan. Jadi aturan baru tidak boleh menyebut anggaran. Kita hanya boleh menyebut panjang berapa meter yang harus diperbaiki. Itu aja mungkin yang diperbaiki itu berapa aja itu. Kalau alokasi anggaran ya nanti TAPD yang menentukan sendiri berapa anggaran yang diperlukan untuk kegiatan tersebut,” paparnya.


Dari hasil reses, Anang Siswandoko menambahkan bahwa usulannya banyak, hampir sekitar 50 usulan yang akan kita verifikasi, diantaranya sekitar 25 usulan tahun 2025 yang belum direalisasikan akan kita prioritaskan. “Yang paling banyak adalah usulan proyek fisik. Jadi hampir semuanya fisik adalah peninggian untuk pekerjaan paving sama saluran irigasi gorong-gorong. Dan juga ada dari DLHK pembuatan taman dan juga untuk TPST. Alhamdulillah TPST bisa diakomodir oleh TAPD. “Itu yang harus kita perjuangkan, karena kita tidak mau dicap sebagai tukang janji. Karena kalau kita janji-janji kemudian tidak dilaksanakan alangkah tidak baik kita sebagai anggota dewan atau wakil rakyat tetapi tidak bisa memperjuangkan aspirasi rakyat, ” tegasnya. Pt



