Zonajatim.com, Pasuruan – Malang benar nasib Syamsul Hadi, 30, warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan yang sehari-hari berjualan lombok di Pasar Sumber Dawesari mengalami nasib tragis ketika bermaksud pulang ke rumahnya, tewas mengenaskan dihantam Kereta Api di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Sumber Dawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/8).
Tubuh korban yang terseret kereta api hingga 50 meter ini mengalami luka cukup parah, kepalanya hancur, kaki dan tangannya patah. Sedang kendaraan sepeda motor yang dikendarai juga hancur tak berbentuk. Jazad korban langsung di larikan ke RSUD Grati.
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan korban yang mengendarai sepeda motor meluncur dari arah selatan ke utara bermaksud menyebrang lintasan KA tidak berpalang pintu. Namun sesampainya di lokasi kejadian, korban yang diduga mengantuk dan tidak melihat ada KA Tawang Alun yang meluncur dari arah Timur akan lewat tetap menerobos jalan.
Akibatnya korban langsung diseruduk KA jurusan Banyuwangi-Malang dan terseret sejauh 50 meter meninggal dunia di lokasi kejadian. Karuan saja, warga yang mengetahui peristiwa itu berbondong-bondong melihatnya. Sementara itu sesaat kemudian petugas Polsek Grati juga datang ke lokasi.
Kapolsek Grati AKP Wilang Langsung membenarkan peristiwa itu. Pihaknya meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tengok kanan kiri dulu sebelum menyebrang di perlintasan KA tidak berpalang pintu. pay



