Zonajatim.com, Sidoarjo – Ketua DPRD Sidoarjo H Usman mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sidoarjo terutama kader kesehatan dalam upaya penanganan permasalahan AKI, AKB dan stunting (kekerdilan).
Keberhasilan itu ditunjukan dari kasus stunting di Kabupaten Sidoarjo tahun 2023 berhasil mengalami penurunan signifikan sebesar 2,4 persen. Hal ini berkat berbagai upaya kerjasama lintas sektor dibawah kepemimpinan Bupati Ahmad Muhdlor Ali.
Berdasarkan data dari aplikasi e-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) pada bulan timbang di Posyandu yaitu pada Februari 2023 stunting di Kabupaten Sidoarjo mencapai 5,3 persen atau sebanyak 4.986 balita terindikasi stunting. Kemudian, di bulan Agustus 2023 mencapai 3,4 persen atau sebanyak 5.026 balita terindikasi stunting.
Jumlah balita terindikasi stunting tersebut, memerlukan pemeriksaan lebih lanjut apakah balita tersebut benar terdiagnosa stunting, sehingga perlu dirujuk untuk diperiksa lebih lanjut oleh dokter spesialis anak.”Ini merupakan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam melakukan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidoarjo,” ucap Ketua DPRD Sidoarjo H Usman saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Percepatan Penurunan AKI, AKB dan Stunting di Aston Hotel, Selasa (28/11/2023). Hadir dan memberi pengarahan dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dan kadinkes DR Fenny Apridawati MKes.

Kasus stunting yang sudah menurun Ini menunjukan progres penanganan stunting di Sidoarjo sudah cukup bagus. Kita perlu apresiasi itu, tambah politisi PKB yang akrab disapa Abah Usman itu.
Selain terkait penanganan, H Usman juga mengapresiasi upaya pencegahan stunting yang dilakukan Pemda Kabupaten Sidoarjo, terutama dalam penyuluhan program Keluarga Berencana (KB).
Di sisi lain, Usman menilai Pemda Sidoarjo masih perlu mengevaluasi tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Ia menekankan agar keduanya dapat diturunkan, mengingat hal tersebut dapat menjadi faktor persoalan stunting. “Kita berharap ini bisa diturunkan dan juga stunting masih bisa terus diturunkan,” imbuh legislator yang maju dapil I Sidoarjo.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor mengatakan pihaknya meminta dukungan dari Pemerintah Pusat, sehingga Kabupaten Sidoarjo mampu melakukan upaya percepatan penanganan stunting sesuai dengan instruksi yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. “Percepatan ini dapat berkembang dengan adanya dukungan dari pusat,” paparnya.
Selain itu, Bupati Gus Muhdlor terus mendorong para kader kesehatan untuk terus menjadi pelopor dan provokator perbaikan dalam percepatan penurunan AKI, AKB dan stunting dengan aktiv turun ke masyarakat mengajak hidup sehat dan berkualitas serta menjaga kesehatan lingkungan. sp



